Kabar mengejutkan datang dari investigasi Israel terhadap kematian seorang pria tua (80) Amerika-Palestina, Omar Asad, yang mengungkapkan bahwa tentara Israel tidak akan dituntut atas insiden tersebut, meskipun penyelidik dan saksi mata mengonfirmasi aksi keji mereka (24/1).
Adapun rincian hasil penyelidikan sempat bocor di salah satu situs berita Israel, Ynet yang mengabarkan bahwa para tentara tidak hanya menutup mata Asad dan mengikat tangannya, sebagaimana dikatakan oleh saksi mata. Akan tetapi, mereka juga tidak mendatangkan bantuan medis meskipun petugas medis militer sedang berada di lapangan kala itu.
Para tentara mengklaim bahwa memang Asad ditahan selama operasi pemeriksaan rutin, tetapi ia tidak menunjukkan kesusahan atau meminta tolong.
Namun, hal tersebut dibantah oleh dua saksi mata ketika diwawancarai oleh Washington Post yang mengatakan bahwa Asad dalam keadaan tidak sadar ketika tentara meninggalkannya di halaman sebuah rumah yang sedang dibangun.
Sumber :
https://www.#/20220124-israel-soldiers-will-not-be-prosecuted-after-death-of-elderly-us-palestinian/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








