Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan melaporkan pada Sabtu (5/2) bahwa kondisi seorang aktivis pro-Palestina yang ditawan di penjara Israel dan mengalami kanker, Naser Abu Hmeid, memerlukan perwatan medis mendesak dan serius.
Komisi tersebut mengatakan bahwa Abu Hmeid saat ini menggunakan kursi roda dan tidak dapat bergerak. Mereka juga menambahkan bahwa ia juga mengalami kelelahan yang parah.
Pengacara komisi tersebut, Karim Ajwa, yang berhasil mengunjunginya pada Rabu (2/2), mengatakan bahwa Abu Hmeid mengalami deteriorasi serius dan sulit bergerak. Abu Hmeid juga mengalami kehilangan memori dan berat badan, serta hanya diberi pereda sakit dalam kondisi yang serius tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa Abu Hmeid menggunakan kateter urin untuk buang air kecil dan membawa tabung oksigen portabel karena mengalami kesulitan bernapas. Dalam kondisi demikian, Otoritas Israel tetap menolak untuk memindahkan Abu Hmeid ke rumah sakit.
Pihak komisi telah mengajukan banding pada Ahad (5/2) ke Pengadilan Israel agar membebaskan Abu Hmeid untuk mendapatkan perawatan medis di luar penjara.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







