• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Survei: Perempuan Palestina Mengalami Peningkatan Kekerasan dan Depresi akibat Agresi Israel

by Adara Relief International
Agustus 12, 2024
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Survei: Perempuan Palestina Mengalami Peningkatan Kekerasan dan Depresi akibat Agresi Israel
75
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Studi menyimpulkan invasi dan pengeboman Israel menyebabkan sebagian besar perempuan di Jalur Gaza menghadapi kondisi kehidupan yang tragis

Agresi Israel di Jalur Gaza telah menempatkan perempuan Palestina dalam kondisi tragis sehingga mereka mengalami peningkatan masalah kesehatan mental, kekerasan berbasis gender, serta kesulitan mengakses layanan kesehatan dan menstruasi, demikian temuan survei.

Penilaian baru, yang diterbitkan pada hari Kamis oleh Asosiasi Palestina untuk Pemberdayaan dan Pembangunan Lokal – Reform yang berbasis di Ramallah, menemukan bahwa perempuan di Gaza juga berjuang dengan krisis yang saling terkait di tengah perang.

Krisis tersebut meliputi pengungsian, kerawanan pangan, meningkatnya kekerasan, kerugian finansial, dan kurangnya pengetahuan tentang kesiapan konflik dan pencegahan,dan lainnya.

“Perempuan di Gaza menghadapi situasi yang mengerikan dan termasuk di antara mereka yang paling terpukul oleh agresi,” kata asosiasi tersebut.

“Perang telah merampas stabilitas serta keamanan perempuan dan anak perempuan. Kekerasan berbasis gender telah meningkat dan sistem perlindungan telah runtuh.”

Menurut pejabat kesehatan Palestina, sekitar 70 persen dari hampir 40.000 orang yang dibunuh oleh Israel di Gaza sejak 7 Oktober adalah anak-anak dan perempuan.

Dari 382 perempuan yang disurvei oleh Reform dari seluruh Jalur Gaza, 40 persen menyatakan satu atau lebih anggota keluarga mereka telah terbunuh selama perang, sementara 67 persen mengatakan bahwa mereka kehilangan kontak dengan satu atau lebih anggota keluarga.

Hampir 90 persen mengungsi dengan 78 persen melaporkan telah kehilangan rumah mereka.

Sebagian besar responden mengatakan mereka berjuang dengan masalah kesehatan mental, dengan lebih dari 80 persen mengalami kecemasan parah, 70 persen menderita depresi, dan hampir 50 persen melaporkan gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD).

“Banyak perempuan membutuhkan dukungan psikologis. Beberapa menjadi kasar, yang lain syok dan berhenti berbicara. Kami membutuhkan keamanan, kami membutuhkan makanan yang layak,” kata seorang responden dalam survei tersebut.

Tantangan yang Dihadapi Perempuan 

Hampir semua perempuan mengatakan mereka menghadapi tantangan dalam memperoleh pembalut wanita, tisu basah, air untuk mencuci, privasi, dan fasilitas toilet yang memadai, menurut Reform.

“Kami terpaksa melakukan hal-hal yang tidak pernah kami duga akan kami lakukan, seperti memotong pakaian kami dan menggunakannya sebagai pembalut,” kata seorang responden dari Deir al-Balah.

“Kami mulai memotong pakaian kami untuk dipakai sebagai pembalut dan makanan yang kami makan sangat tidak sehat sehingga memengaruhi hormon kami. Menstruasi menjadi tidak teratur; kami mengalami masalah pencernaan karena air, jadi semuanya kacau.

“Tidak ada yang baik-baik saja. Kami tidak sehat secara psikologis, fisik, dan finansial, kami tidak mampu membeli apa pun.” Sebagian besar perempuan melaporkan memiliki akses terbatas atau tidak sama sekali ke layanan kesehatan di tengah pembongkaran layanan kesehatan secara sistematis di Jalur Gaza oleh militer Israel.

Hal ini berdampak khusus kepada perempuan hamil dan ibu baru yang tidak menerima perawatan bersalin yang mereka butuhkan.

“Saya mengungsi di dalam rumah sakit dan melahirkan di sana; itu sangat sulit. Kami terjebak tanpa makanan atau air. Tidak ada pengobatan atau layanan apa pun yang tersedia,” kata seorang responden dari Gaza utara.

Kebutuhan Dasar Tidak Terpenuhi

Sebagian besar perempuan juga mengatakan bahwa mereka kesulitan untuk mengakses makanan, air bersih, dan bantuan.

Agresi telah menyebabkan hampir 80 persen responden kehilangan sumber pendapatan sehingga mereka membutuhkan bantuan keuangan.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari mereka yang diwawancarai melaporkan memiliki pengetahuan terbatas mengenai kesiapsiagaan dan pencegahan konflik.

Reform mengatakan bahwa “intervensi internasional yang intensif” diperlukan untuk meredakan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, yang disebabkan oleh agresi Israel selama 10 bulan dan “diperparah oleh pembatasan pendudukan Israel yang ketat dan akses terbatas terhadap bantuan dan perlindungan”.

“Asosiasi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk campur tangan guna menghentikan agresi, mendesak LSM dan donor untuk memastikan bahwa pasokan kemanusiaan penting seperti air bersih, makanan bergizi, dan bantuan medis dikirimkan dengan aman dan teratur kepada kelompok-kelompok yang paling rentan di Gaza,” tambahnya.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Update Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Membunuh 1,8% Penduduk Gaza, Menurut Data Resmi

Next Post

Perang Israel di Gaza: Tidak Ada Makanan, Air, dan Tempat Berlindung Bagi Warga Palestina yang (Terpaksa) Melarikan Diri

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
14

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
26
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Perang Israel di Gaza: Tidak Ada Makanan, Air, dan Tempat Berlindung Bagi Warga Palestina yang (Terpaksa) Melarikan Diri

Perang Israel di Gaza: Tidak Ada Makanan, Air, dan Tempat Berlindung Bagi Warga Palestina yang (Terpaksa) Melarikan Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630