Pada peringatan 55 tahun perang 1967, Perdana Menteri Otoritas Palestina, Mohammad Shtayyeh, memanggil komunitas internasional untuk mengecam pelanggaran hukum internasional yang Zionis Israel lakukan.
Selama puluhan tahun, penjajahan militer Israel masih terus berlangsung. Namun, Otoritas Palestina tidak berbicara dan tidak berbuat banyak hal karena terancam pembubaran jika mereka melakukannya.
Baca juga “Adara Report Edisi 02, Desember 2021. Yahudisasi Palestina: Upaya Zionis untuk Menghilangkan Tanah, Etnis, Wilayah dan Situs Suci di Palestina.” di sini
Pernyataan Shtayyeh mencerminkan standar ganda sederhana. Masyarakat internasional bukan tidak memiliki keinginan untuk mengakhiri penjajahan militer Israel, tetapi faktanya penjajahan Israel telah mendapat normalisasi dari masyarakat internasional, termasuk narasi yang mereka buat mengenai ‘negara’ yang meraka bangun di atas pembersihan etnis penduduk Palestin.
Alih-alih mengakui kebrutalan Zionis Israel yang sedang berlangsung terhadap Palestina, komunitas internasional menyusun rencana untuk membuat penduduk yang terjajah menjadi terus-menerus bergantung pada bantuan kemanusiaan. Sementara itu, mereka mendanai elit politik yang tidak kompeten untuk menyamar sebagai pemimpin. Oleh karena itu, menegur masyarakat internasional tidak akan membantu banyak hal, sebab penjajahan Zionis telah mengakar dan Otoritas Palestina hanya memilih untuk menjadi penonton, membuat penduduk Palestin semakin tersingkirkan.
Baca juga “Krisis Kemanusiaan di Gaza Derita Pengungsi Palestina dalam Blokade Israel” di sini
Sumber:
https://www.#/20220607-double-standards-over-palestinian-fragmentation-and-displacement/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestin.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestin.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestin, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







