• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Situasi Kemanusiaan Gaza Makin Memburuk: 90% Warga Alami Malnutrisi, Bantuan Terhalang, dan Layanan Dasar Runtuh

by Adara Relief International
November 25, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Situasi Kemanusiaan Gaza Makin Memburuk: 90% Warga Alami Malnutrisi, Bantuan Terhalang, dan Layanan Dasar Runtuh
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kantor Media Pemerintah Gaza (GMO) melaporkan bahwa lebih dari 90 persen warga Gaza kini mengalami malnutrisi, berdasarkan data lapangan terbaru. Direktur GMO, Ismail al-Thawabta, memperingatkan bahwa krisis kesehatan ini merupakan akibat langsung dari taktik perang kelaparan yang disengaja oleh Israel melalui pembatasan masuknya bantuan penting ke Jalur Gaza.

Al-Thawabta menjelaskan bahwa pasukan pendudukan Israel hanya mengizinkan 200 truk bantuan masuk setiap hari, jumlah yang jauh di bawah angka 600 truk sebagaimana disepakati dalam protokol kemanusiaan perjanjian gencatan senjata. Pada kenyataannya jumlah truk yang masuk hanya mencapai sepertiga dari kebutuhan minimum, menunjukkan bahwa kelaparan dikelola secara sengaja dan bertahap. Ia juga menegaskan bahwa Israel melarang puluhan bahan pangan vital seperti daging, telur, dan produk susu, yang memperparah krisis malnutrisi.

Sementara itu, UNRWA menegaskan bahwa kondisi kemanusiaan Gaza tetap katastrofik, meski ada gencatan senjata. Israel dilaporkan melarang masuknya staf internasional UNRWA dan membatasi aliran bantuan hingga menyebabkan penumpukan hampir 6.000 truk makanan di perlintasan.

Lebih dari 90% populasi Gaza kini sepenuhnya bergantung pada bantuan, namun banyak dari mereka hanya mendapatkan satu kali makan dalam 24 jam. Saat ini, rata-rata hanya 170 truk yang masuk ke Gaza setiap hari, jauh dari jumlah yang dibutuhkan.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

UNRWA mengoperasikan 100 tempat penampungan yang menampung lebih dari 80.000 pengungsi, serta menyediakan pendidikan bagi sekitar 300.000 siswa secara daring, dan 50.000 lainnya secara langsung dalam kondisi yang sangat sulit. Sekitar 44.000 anak terpaksa belajar di ruang-ruang darurat di dalam 59 tempat penampungan, sering kali duduk di lantai dingin karena minimnya kursi atau meja. Hal ini memperburuk tekanan psikologis dan menghambat rasa aman anak-anak.

Runtuhnya lembaga pendidikan akibat penghancuran besar-besaran oleh Israel memaksa UNRWA mengubah tempat penampungan menjadi ruang belajar darurat. Agensi tersebut menekankan bahwa penyediaan fasilitas dasar seperti kursi dan meja merupakan kebutuhan penting untuk memulihkan stabilitas pendidikan dan harapan anak-anak.

Di sektor kesehatan, klinik UNRWA yang tersisa harus melayani 15.000 pasien per hari hanya melalui tujuh klinik dan 35 titik medis keliling, setelah 90% fasilitasnya menjadi sasaran Israel. Sejak 7 Oktober 2023, jumlah kunjungan medis telah melampaui 15 juta, seiring tingkat malnutrisi terus meningkat hingga 90%.

UNRWA juga kehilangan 380 staf sejak agresi dimulai dan kini menghadapi defisit anggaran sekitar $200 juta. Situasi ini diperburuk oleh penghentian dana tahunan sebesar $360 juta dari Amerika Serikat serta kampanye internasional yang menargetkan reputasinya.

Kedua laporan tersebut menunjukkan bahwa Gaza masih berada dalam kondisi darurat kemanusiaan. Blokade Israel, pembatasan bantuan, dan keruntuhan layanan dasar membuat jutaan warga—khususnya anak-anak—berada dalam kondisi yang tidak layak dan berbahaya bagi kelangsungan hidup mereka.

Sumber: Palinfo

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Tingkatkan Penangkapan Perempuan Palestina dengan Tuduhan “Hasutan Digital”

Next Post

5.000 Penduduk Deir Balah Terima Makanan Siap Saji

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
5.000 Penduduk Deir Balah Terima Makanan Siap Saji

5.000 Penduduk Deir Balah Terima Makanan Siap Saji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630