Terlepas dari rasa sakit yang dialami oleh keluarga Salhiya setelah penggusuran rumah mereka oleh pasukan Israel, dukungan dan solidaritas terus berdatangan kepada mereka.
Dukungan datang dari seorang dokter dari keluarga Sbatian di Al-Quds yang menyerahkan kunci rumah miliknya kepada mereka dan mengatakan bahwa hal ini adalah tipikal dari warga Al-Quds.
Selain dari keluarga Sbatian, dukungan juga datang dari Seif al- Qawasmi, seorang aktivis Palestina, yang mengatakan, “Kita semua duduk bersama tanpa melihat perbedaan. Ini adalah sebab yang menyatukan kita semua, melindungi Sheikh Jarrah dan Palestina.”
Keluarga Salhiya mengalami pengusiran paksa dan penggusuran rumah oleh tentara Israel dengan dalih untuk pembangunan sekolah.
Sejak 2020, Pengadilan Israel telah memerintahkan pengusiran terhadap 13 keluarga di kawasan tersebut. Hal ini memicu protes luas oleh warga di Tepi Barat.
Sumber :
https://www.middleeasteye.net/news/israel-palestine-jerusalem-sheikh-jarrah-residents-stand-firm
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







