Setidaknya 23 orang meninggal pada Kamis (24/10) dalam serangan udara terbaru Israel di Lebanon, menurut media pemerintah.
Sebuah pesawat tempur Israel menembakkan rudal ke sebuah mobil di Distrik Aalay di Gunung Lebanon di Beirut timur, menyebabkan dua orang terbunuh, Kantor Berita Nasional (NNA) melaporkan.
Tujuh orang meninggal dan 14 lainnya terluka dalam serangan udara lain yang menargetkan sebuah rumah di Kota Khodor di Lebanon timur.
Serangan pesawat tak berawak juga menargetkan sepeda motor di kota selatan Tyre, menyebabkan satu orang terbunuh.
Sementara itu, serangan udara Israel di Kota Burj Qalaouiye di Lebanon selatan turut membunuh walikota kota tersebut.
Seorang perwira tentara Lebanon dan dua prajurit terbunuh dalam serangan udara saat mereka mengevakuasi korban luka di Kota Yater, menurut pernyataan militer.
Lima orang lagi terbunuh dalam serangan terhadap sebuah rumah di Kota Al-Halaniyah di Provinsi Baalbek-Hermel di Lebanon timur, menurut kantor berita Lebanon.
Di Kfar Tebnit di Distrik Nabatieh, pesawat tempur dan pesawat tak berawak melakukan serangan udara, menyebabkan terbunuhnya empat orang serta menghancurkan rumah dan bangunan, kantor berita tersebut melaporkan.
Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran di seluruh Lebanon sejak bulan lalu terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah, dalam eskalasi dari perang lintas perbatasan selama setahun sejak dimulainya agresi di Jalur Gaza.
Setidaknya 2.574 orang telah terbunuh sejak itu, menurut otoritas kesehatan Lebanon. Israel juga melancarkan invasi darat ke Lebanon selatan pada 1 Oktober.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








