Setidaknya 19 orang terbunuh dalam serangan udara Israel yang intensif di Lebanon selatan pada Ahad (27/10), kata media lokal.
Tiga orang terbunuh ketika jet tempur Israel melakukan dua serangan udara di kota perbatasan Burji al-Shemali dan Qaaqaait Al Jisr, Kantor berita pemerintah Lebanon (NNA) melaporkan.
Lima orang terbunuh dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Tyre, kata penyiar itu.
Dua serangan lain yang menghantam Marjeyoun, menyebabkan sedikitnya delapan orang terbunuh, kata NNA. Tiga orang juga terbunuh dalam serangan udara lainnya di Kota Bafliyeh.
Media Lebanon juga melaporkan serangan Israel terhadap sebuah masjid di kota perbatasan Al-Dhahira, yang menghancurkan masjid sepenuhnya, menandai terjadinya serangan berulang terhadap tempat-tempat keagamaan selama perang tersebut.
Pasukan Israel juga dilaporkan meledakkan beberapa rumah di dekat pangkalan misi penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Al-Dhahira.
Serangan udara tersebut merupakan yang terbaru dalam kampanye udara besar-besaran yang dilancarkan Israel bulan lalu di Lebanon dalam peningkatan perang lintas perbatasan selama setahun antara Israel dan Hizbullah sejak dimulainya serangan brutal Israel di Jalur Gaza.
Lebih dari 2.650 orang terbunuh dan lebih dari 12.300 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak tahun lalu, menurut otoritas kesehatan Lebanon.
Israel memperluas zona perang pada tahun ini dengan melancarkan serangan darat ke Lebanon selatan sejak 1 Oktober.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








