Pesawat-pesawat Israel telah menyerang beberapa lokasi di Gaza, menyerang sasaran di “situs militer” di sebelah barat kota dan sebuah situs di kamp pengungsi Nuseirat di pusat Jalur Gaza. Serangan itu terjadi pada Rabu pagi (5/4), menyusul serangan polisi Israel terhadap jamaah di Masjid Al-Aqsa pada malam sebelumnya.
Artileri Israel menembakkan tiga peluru di sebuah lokasi di sebelah timur kota Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah yang menyebabkan kerusakan parah. Artileri juga menembakkan empat peluru di sebuah lokasi di sebelah timur Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan, menyebabkan kerusakan pada lokasi tersebut dan properti pribadi di dekatnya. Tiga peluru artileri lainnya ditembakkan ke sebuah lokasi di barat laut Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, menyebabkan kebakaran.
Pada saat yang sama, angkatan laut Israel juga menembak kapal nelayan Gaza di lepas pantai daerah al-Sudaniyya, barat laut Kota Gaza, memaksa nelayan meninggalkan laut. Israel mengklaim bahwa serangan terhadap Gaza didahului oleh empat rudal yang ditembakkan pada Rabu pagi dari Gaza sebagai tanggapan atas serangan polisi di Al-Aqsa. Saksi mata mengatakan tank Israel juga menembaki posisi Gerakan Perlawanan Islam Palestina di sepanjang perbatasan selatan Jalur Gaza, menurut kantor berita Reuters. Tidak ada korban dari serangan yang dilaporkan.
Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hazem Qassem mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pengeboman terbaru Israel adalah “upaya yang gagal untuk mencegah Gaza melanjutkan dukungannya [untuk] rakyat kami di Yerusalem dan Tepi Barat”. Dia memuji “perlawanan gagah berani” warga Palestina, termasuk yang berada di Jalur Gaza untuk mendukung Masjid Al-Aqsa yang suci.
Sumber:
Video: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








