Sebuah pesawat tak berawak Israel pada Senin menyerbu sebuah lembah di pinggiran Kota al-Najjariyeh, Sidon, melukai tiga orang, kata Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) dan Kementerian Kesehatan.
Israel mengklaim bahwa serangan tersebut ditujukan kepada Hizbullah. Setidaknya ada tiga serangan udara di Distrik Sidon sejak gencatan senjata dengan Hizbullah berlaku pada 27 November. Sementara itu, pihak berwenang Lebanon telah melaporkan sekitar 228 pelanggaran Israel sejak kesepakatan gencatan senjata dimulai.
Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Israel diharuskan menarik pasukannya di selatan Garis Biru – perbatasan de facto – secara bertahap, sementara tentara Lebanon akan dikerahkan di Lebanon selatan dalam waktu 60 hari.
Lebih dari 4.000 orang terbunuh dan lebih dari 16.600 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon, dan lebih dari 1 juta lainnya mengungsi sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Lebanon.
Sumber: https://www.naharnet.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








