Tentara Israel telah menghancurkan 51 bangunan Palestina di Tepi Barat yang dijajah pada bulan lalu, sebagaimana dilaporkan oleh pihak berwenang Palestina pada hari Minggu (3/3), menurut Anadolu.
Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok menyatakan bahwa sebagian besar pembongkaran terjadi di kota-kota Yerusalem Timur (Al-Quds), Betlehem, dan Hebron. Bangunan yang dibongkar termasuk 18 rumah berpenghuni, 16 rumah tak berpenghuni, 15 fasilitas pertanian, dan bangunan lainnya. Komisi tersebut mengatakan pihak berwenang Israel juga mengeluarkan 34 pemberitahuan pembongkaran untuk warga Palestina di Tepi Barat.
Komisi tersebut melaporkan terdapat 1.195 serangan terhadap warga Palestina pada Februari, dengan 129 di antaranya dilakukan oleh pemukim Israel. Warga Palestina dan kelompok hak asasi manusia Israel menuding pemerintah kota Israel menolak izin mendirikan bangunan bagi warga Palestina dan mengizinkan pembangunan permukiman khusus Yahudi di Tepi Barat.
Israel menjajah Yerusalem Timur (Al-Quds) selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional. Sementara itu, Palestina berteguh pendirian untuk menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara yang mereka harapkan, berdasarkan resolusi hukum internasional.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








