Puluhan pemukim Israel yang dilindungi oleh pasukan pendudukan bersenjata lengkap mengganggu akses menuju sekolah selama tiga hari berturut-turut di Al-Lubban Ash-Sharqiya, Nablus (23/2).
Mereka juga melakukan pelecehan terhadap para siswa yang sedang berangkat menuju sekolah.
Penduduk kemudian melakukan aksi protes sebagai respon atas kekerasan yang dilakukan oleh pemukim dan pasukan pendudukan.
Dalam aksi protes tersebut, pasukan meledakkan bom dan menembakkan peluru ke arah demonstran untuk membubarkan mereka. Sementara itu, Pemukim melakukan aksi provokasi dengan bernyanyi, menari, dan melakukan ibadah Talmud dengan dilindungi oleh tentara.
Jurnalis yang berada di tempat kejadian dilarang mendokumentasikan insiden penyerangan terhadap penduduk desa dan para siswa tersebut.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








