Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres, memperingatkan pada Rabu malam (9/2), bahwa kondisi politik, ekonomi, dan keamanan di Palestina semakin memburuk dan hal tersebut akan menjadi tantangan yang signifikan bagi perdamaian dan keamanan internasional.
“Langkah sepihak dan aksi ilegal yang mengantarkan kepada konflik harus dihentikan. Penghasutan terhadap kekerasan tidak akan mengarah kemana-mana dan harus ditolak oleh semua pihak,” ungkapnya dalam sesi pembukaan komite pada Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People 2022.
“Kondisi politik, ekonomi, dan keamanan di Palestina memburuk akibat insiden perampasan, kekerasan, dan ketidakamanan yang mereka alami,” tambahnya.
Guterres menegaskan kepada seluruh komunitas internasional untuk bersama-sama berupaya menyelesaikan konflik tersebut dengan mengikuti resolusi PBB, hukum internasional, dan perjanjian bilateral.
Ia mendorong semua pihak untuk menghentikan permusuhan dan mendukung pembangunan ekonomi di Gaza.
Ia juga mengatakan bahwa aksi pembangunan permukiman ilegal, pembongkaran paksa, dan penggusuran hanya akan mengaburkan prospek resolusi kedua belah pihak.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/127974
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








