Seorang anak laki-laki Palestina berusia tujuh tahun ditangkap pada hari Iduladha oleh pasukan Israel sebelum dibebaskan beberapa jam kemudian, kata Klub Tawanan Palestina.
“Setidaknya 640 kasus penangkapan anak-anak telah terjadi sejak dimulainya perang genosida di Gaza,” tambah kelompok hak asasi manusia tersebut.
Bahaa Kazem Haj Muhammad dari Kota Al-Mughayyir adalah korban terbaru dari kebrutalan ini. Ia ditangkap pada hari Ahad (16/6) atau hari pertama hari raya Iduladha, katanya
Kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan bahwa Bahaa diambil dari pusat kota tempat dia bersama sekelompok anak-anak menetap. Penangkapannya mengungkap serangan berulang-ulang oleh pasukan pendudukan ke kota-kota Palestina dalam upaya untuk melecehkan penduduk atau melakukan kampanye penangkapan, jelasnya.
Saudara laki-laki Bahaa yang berusia 20 tahun, Ali Kazem Haj Muhammad, ditawan beberapa hari sebelumnya, sementara rumah keluarganya dirusak oleh pasukan Israel.
Saat ini terdapat 250 anak Palestina di bawah umur yang berada di penjara-penjara Israel yang menghadapi penganiayaan, penyiksaan, dan diinterogasi tanpa kehadiran wali atau pengacara. Sejumlah anak dipaksa menandatangani pengakuan yang ditulis dalam bahasa Ibrani, yang bahkan isinya tidak dapat mereka pahami.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








