Pendudukan Israel telah menangkap lebih dari 750 anak Palestina, termasuk anak di bawah umur sejak awal 2022, dan lebih dari 9300 anak sejak 2015, kata Perhimpunan Tawanan Palestina (PPS) pada Sabtu (19/11).
Menandai Hari Anak Sedunia, yang dirayakan pada 20 November, PPS mengeluarkan laporan yang mengonfirmasi bahwa otoritas pendudukan Israel telah menangkap lebih dari 750 anak-anak Palestina dan anak di bawah umur sejak awal tahun. Beberapa dari mereka ditembak dan terluka akibat serangan pasukan Israel sebelum ditangkap. Sebagian besar operasi penangkapan dilakukan di Kota Al-Quds (Yerusalem).
PPS menambahkan bahwa saat ini ada 160 anak Palestina, semuanya berusia di bawah 18 tahun, yang ditawan di penjara pendudukan Israel di Damon, Ofer, dan Megiddo. Di antara 160 anak, terdapat tiga anak perempuan, dua di antaranya berusia 16 tahun dan seorang lainnya berusia 17 tahun. Lima anak di bawah umur saat ini ditawan di bawah penahanan administratif Israel tanpa dakwaan atau pengadilan dan hanya berdasarkan bukti rahasia.
Kelompok tersebut mengatakan bahwa 9.300 anak Palestina telah ditangkap oleh pendudukan Israel sejak 2015, dengan 2.000 di antaranya ditangkap pada 2015. PPS mencatat dalam laporannya bahwa sebagian besar anak mengalami beberapa jenis penyiksaan fisik dan psikologis selama penangkapan mereka, yang melanggar perjanjian dan konvensi internasional tentang hak anak, dan ditawan di penjara Israel dalam kondisi yang keras.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








