• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Sebuah Keluarga di Beirut Berjuang Mencari Tempat Aman

“Malam itu kami berlari menuruni tangga ke lantai pertama. Apartemen tetangga kami di lantai bawah rusak parah, sebagian besar dinding dan lantainya hilang, sehingga kami bisa melihat langsung ke jalan.”

by Adara Relief International
Oktober 31, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, International, News, Program, Sosial EKonomi
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Sebuah Keluarga di Beirut Berjuang Mencari Tempat Aman

Bom telah menghancurkan tangga yang mengarah ke jalan. [Al Jazeera]

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada malam 10 Oktober, seluruh warga Merhi berada di rumah. Mahdi duduk di ruang tamu, sementara istrinya menyiapkan pasta untuk makan malam di dapur. Putra tertua mereka, Mustafa, yang berusia 23 tahun, pulang dari pekerjaannya sebagai koki dan duduk di salah satu kamar tidur anak bersama ketiga saudara perempuannya.

Keluarga Merhi sudah menganggap flat dua kamar tidur di lingkungan Basta Fawqa, Beirut sebagai rumah mereka selama 18 bulan terakhir, meski masih dalam proses pembangunan. Mereka pindah ke sana agar lebih dekat dengan universitas tempat putri sulung mereka kuliah.

Namun tak lama setelah pukul 7 malam itu, pembangunan rumah yang telah berlangsung selama satu setengah tahun hilang dalam sekejap.

Mustafa berbicara kepada reporter media Al Jazeera 17 hari kemudian. Ia berdiri dengan sedih di tengah reruntuhan rumah keluarganya.

Di dapur, panci masih berada di atas kompor dan lalat mengitari pasta yang telah gosong, yang ketika itu disiapkan ibunya untuk makan malam.

Makan malam ditinggalkan di atas kompor saat keluarga tersebut mengungsi. Makanan tersebut tetap hangus dan dipenuhi lalat selama berhari-hari setelahnya [Raghed Waked/Al Jazeera]
“Saat serangan itu mengenai sasaran, kami mendengar suara roket,” katanya. “Semua kaca [di apartemen] pecah dan gedung berguncang.”

Serangan di Basta Fawqa merobohkan tiga bangunan, kata warga. Serangan itu juga merusak banyak bangunan di sekitarnya, termasuk tempat tinggal keluarga Merhi di lantai tiga bangunan beton di sebelahnya.

Ia lanjut bercerita, “Malam itu kami berlari menuruni tangga ke lantai pertama. Apartemen tetangga kami di lantai bawah rusak parah, sebagian besar dinding dan lantainya hilang, sehingga kami bisa melihat langsung ke jalan.”

“Orang-orang di jalan berteriak,” lanjutnya.

Di lantai pertama, keluarga tersebut menghadapi masalah. Bom telah menghancurkan tangga yang mengarah ke jalan. Warga kemudian membantu keluarga itu turun. Kini, sebuah tangga berdiri di atas tumpukan puing di lantai dasar agar warga dapat naik ke lantai pertama.

Mustafa dan seorang teman dengan hati-hati membawa beberapa sofa dan mesin cuci melintasi reruntuhan. Keluarga itu sekarang tinggal dengan seorang kerabat di lingkungan yang berbeda.

Di apartemen yang hancur, Mahdi menunjuk sepotong kayu yang tergeletak di lantai. Itu adalah kusen pintu depan yang tercabut dari dinding.

Kunci pintu logam yang awalnya dimaksudkan untuk melindungi mereka dari serangan telah berubah menjadi proyektil yang mematikan. “Proyektil itu terbang melintasi ruangan,” kata Mahdi. Dia menunjuk ke retakan pada dasar tembok dan di atas jendela.

Kunci pintu depan berubah menjadi proyektil mematikan yang melesat melintasi ruangan [Raghed Waked/Al Jazeera]
Namun, meskipun kehilangan rumahnya, ia juga melihat banyak hal yang patut disyukuri. “Semuanya hancur,” katanya. “Namun, alhamdulillah tidak ada yang menimpa kami.”

Kunci yang terbang melintasi ruangan nyaris mengenai dia, jendela-jendela di rumah itu retak sebelum ledakan, sehingga mengurangi tekanan akibat benturan, dan jika serangan itu terjadi beberapa jam kemudian, dia mungkin terbunuh oleh kipas dilangit-langit yang berputar di atas tempat tidurnya.

Berdiri di balkon sambil melihat ke jalan tempat ia tinggal selama 18 bulan terakhir, Mustafa berkata, “Kami satu-satunya yang tersisa di gedung ini.” Sambil tersenyum, ia berkata dalam bahasa Arab lalu bahasa Inggris, “Hayda Lebnan. Ini Lebanon.”

Israel dan Hizbullah telah melakukan serangan lintas perbatasan sejak 8 Oktober 2023. Hizbullah menyatakan pihaknya mendukung warga Palestina di Gaza dan menekan Israel, yang telah melancarkan perang di Gaza, untuk melakukan gencatan senjata. 

Pada 23 September tahun ini, Israel memperluas serangannya terhadap Lebanon, menewaskan lebih dari 550 orang dalam satu hari. Lebih dari 2.600 orang di Lebanon telah terbunuh di tangan Israel selama perang ini dan lebih dari 1,2 juta orang mengungsi, menurut pemerintah Lebanon. Banyak orang yang mengungsi bergerak ke Beirut, termasuk ke Basta Fawqa dan sekitarnya.

 

Sumber: https://www.aljazeera.com

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Update Hari ke-390: Dalam Sekali Serangan, Israel telah Membunuh 143 Orang di Gaza

Next Post

Serangan Udara Israel Membunuh 5 Orang di Lebanon Selatan

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
14

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Januari 15, 2026
46
Next Post
Serangan Udara Israel Membunuh 5 Orang di Lebanon Selatan

Serangan Udara Israel Membunuh 5 Orang di Lebanon Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630