Sebuah survei baru menunjukkan bahwa enam puluh persen akademisi dan cendekiawan dalam studi Timur Tengah di beberapa universitas Amerika telah menggambarkan pendudukan Israel atas Palestina sebagai “kenyataan satu negara yang mirip dengan apartheid.”
Diselenggarakan atas inisiatif bersama dari University of Maryland Critical Issues Poll dan Project on Middle East Political Science di George Washington University, survei tersebut didistribusikan kepada 1.729 penerima, dan menanyakan para akademisi tentang berbagai isu, khususnya dampak dari Invasi Rusia ke Ukraina dan konsekuensinya yang lebih luas di Timur Tengah.
Pada saat yang sama, 60 persen menggambarkan realitas saat ini sebagai “satu negara yang mirip dengan apartheid.” Itu sedikit lebih tinggi dari jajak pendapat Februari 2021 (59 persen) dan lebih rendah dari jajak pendapat September 2021 (65 persen). Menurut produser survei, lonjakan dalam jajak pendapat September mungkin disebabkan oleh laporan Human Rights Watch yang dipublikasikan secara luas yang melabeli praktik Israel sebagai “apartheid” dan perang Gaza Mei 2021.
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







