Hampir 2.500 warga Amerika Serikat telah menandatangani petisi yang mendesak Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, untuk turut serta menghentikan kampanye aksi pembersihan etnis oleh Israel di Naqab (23/1).
Pada petisi yang diinisiasi oleh Code Pink, sebuah organisasi perempuan yang mendukung hak Palestina, ditulis, “Sejak 1948, JNF telah menanam pohon untuk menggusur warga Palestina dari tanah mereka. Saat ini, JNF sedang melakukan proyek “penghijauan” di Naqab (Negev), di tanah yang digunakan komunitas Badui untuk pertanian dengan tujuan mengusir Badui dari tanah mereka.”
Code Pink juga mencatat bahwa JNF “memainkan peran sentral” dalam rencana pengusiran warga Palestina. Mereka dengan cermat memetakan topografi, jalan, tanah, sumber air, membuat profil seluruh penduduk Palestina berdasarkan usia, afiliasi politik, dan permusuhan terhadap Zionis.
Dokumen tersebut dikenal sebagai File Desa yang merupakan bekal militer penting bagi para milisi Yahudi, yang pada Nakba 1948 membakar desa-desa, melakukan pembantaian, mengusir sekitar 750.00 warga dan menjadikan mereka pengungsi.
Petisi tersebut mengungkapkan bahwa otoritas Israel telah bekerja tanpa lelah untuk mengusir penduduk Badui dari Naqab.
Dalam petisi tersebut, Blinken sebagai menlu Amerika diminta untuk menekan Israel menghentikan proyek “penghijauan” mereka dan berhenti menggusur tempat tinggal warga Palestina.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/127771
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







