“Apa yang disaksikan dunia di Gaza tampak seperti kedalaman neraka”, ungkap Direktur Regional Timur Tengah untuk Save the Children, Jeremy Stoner, dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (15/10).
“Apa yang kami saksikan di Gaza saat ini tampak seperti kedalaman neraka, dengan laporan serangan terhadap anak-anak dan keluarga yang terus-menerus setiap hari. Tidak ada tempat yang aman,” kata Stoner.
“Di wilayah utara, populasi yang sudah kelaparan diputus akses makanannya selama dua pekan, sementara mereka berusaha menghindari bom dan peluru di zona pembantaian yang tidak bisa mereka tinggalkan,” tambahnya.
Tentara pendudukan Israel terus melancarkan agresi ke Jalur Gaza utara secara berturut-turut, di tengah pengepungan total dan kelaparan yang mencegah masuknya makanan, minuman, dan bahan bakar ke wilayah yang terus dibombardir dengan kekerasan.
Israel berupaya memindahkan warga Palestina dari utara Jalur Gaza ke selatan, di tengah tuduhan dari pihak Palestina bahwa Tel Aviv sedang berusaha menduduki wilayah tersebut dan mengosongkannya dari penduduknya.
Stoner menyoroti bahwa perintah evakuasi berisiko berubah menjadi perintah eksekusi karena anak-anak tidak memiliki sarana untuk bertahan hidup.
“Apa tujuan militer yang dapat membenarkan pembantaian massal terhadap warga sipil? Konsep kerusakan tambahan (collateral damage) tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk membenarkan pembunuhan anak-anak yang dapat diprediksi,” tambahnya.
Stoner juga menyatakan bahwa mereka telah memulai putaran kedua vaksinasi polio bagi anak-anak di klinik mereka di Deir Al-Balah, sementara mereka menghadapi bom dan tembakan yang jaraknya hanya 500 meter jauhnya.
Ia juga menambahkan, “Tidak pernah lebih jelas bahwa ini adalah agresi terhadap anak-anak, namun perlindungan terhadap mereka hanya dipertimbangkan jika mereka dianggap sebagai ancaman bagi pihak-pihak di luar perbatasan. Tanpa gencatan senjata, vaksinasi ini hanya menunda penderitaan anak-anak, bukan mencegahnya.”
Sumber:
https://www.savethechildren.org.uk
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








