Pasukan Israel melukai 100 pengunjuk rasa Palestina pada Selasa (2/8) dalam serangan saat protes terhadap perampasan tanah di Desa Beit Dajan, timur Nablus, Tepi Barat. Bulan Sabit Merah Palestina (PRC) mengungkapkan laporan tersebut. Menurut Ahmad Jibril, di Departemen Darurat PRC di Nablus, 22 warga Palestina mendapat perawatan karena luka-luka akibat peluru baja berlapis karet, sementara 75 lainnya juga mendapat perawatan karena menghirup gas air mata.
Warga Palestina di seluruh wilayah telah bangkit melawan penjajahan dan apartheid Israel selama beberapa dekade. Sementara itu, pasukan Israel telah menggunakan kekerasan mematikan untuk membubarkan demonstrasi menentang penyitaan tanah milik Palestina untuk memberi ruang bagi permukiman kolonial ilegal lainnya. Dalam beberapa minggu terakhir, delapan warga Palestina dari Beit Dajan telah tewas. Selain itu, lebih dari 620 lainnya terluka ketika mencoba untuk memindahkan pos pemukim kolonial di Gunung Sabih dekat desa. Semua permukiman dan pos-pos permukiman Israel adalah ilegal menurut hukum internasional.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







