• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Rata-rata 8 Warga Palestina Terbunuh Setiap Hari di Gaza sejak Gencatan Senjata Berlaku Bulan Lalu

by Adara Relief International
November 11, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Rata-rata 8 Warga Palestina Terbunuh Setiap Hari di Gaza sejak Gencatan Senjata Berlaku Bulan Lalu
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

srael terus melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina. Sejak gencatan senjata diberlakukan bulan lalu, rata-rata delapan warga Palestina terbunuh setiap hari, menurut laporan lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Euro-Med Human Rights Monitor, pada Senin (10/11).

Dalam pernyataannya, Euro-Med menegaskan bahwa Israel tetap melakukan “pembunuhan terencana” terhadap warga sipil Palestina, meskipun sudah satu bulan berlalu sejak perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 10 Oktober lalu.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

“Rata-rata delapan warga Palestina terbunuh setiap hari di bawah blokade menyeluruh yang masih berlangsung di Jalur Gaza, disertai taktik rekayasa kelaparan, penolakan perawatan medis bagi yang terluka dan sakit, serta penghalangan masuknya bantuan kemanusiaan,” tulis lembaga tersebut.

Euro-Med menyoroti bahwa militer Israel secara rutin melanggar gencatan senjata melalui serangan udara dan artileri, serta tembakan senjata, diiringi penghancuran rumah dan bangunan, khususnya di wilayah timur Khan Younis dan Kota Gaza.

“Tindakan ini merupakan bagian dari pola sistematis untuk menghancurkan fondasi kehidupan di Jalur Gaza dan menolak hak-hak paling dasar warganya, yang jelas melanggar hukum internasional,” lanjut pernyataan itu.

Dalam laporan tersebut, Euro-Med mencatat bahwa sebanyak 242 warga Palestina, termasuk 85 anak-anak, telah terbunuh dalam serangan Israel selama sebulan terakhir — rata-rata lebih dari delapan kematian per hari,  sementara sekitar 619 orang lainnya luka-luka, atau lebih dari 20 luka per hari. “Hal ini menunjukkan bahwa Israel belum menghentikan upaya pembunuhan dan penargetan sistematis terhadap warga Palestina.”

Euro-Med juga memperingatkan bahwa Israel memanfaatkan “absennya pengawasan internasional” untuk mengubah lanskap geografis Gaza, dengan menggunakan masa gencatan senjata sebagai “kedok” untuk menjadikan wilayah-wilayah di bawah kendali militernya tidak layak huni, baik saat ini maupun pada masa depan.

Selain itu, taktik kelaparan yang disengaja masih terus diterapkan di wilayah yang terkepung tersebut. Israel memblokir sekitar 70% bantuan yang seharusnya diizinkan masuk berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

“Kondisi ini membuat penduduk tetap berada dalam keadaan lapar kronis yang terkontrol, tanpa mengatasi penyebab atau dampak kesehatan yang parah, dan tanpa menunjukkan tanda-tanda fisik akut dari kekurangan gizi,” kata lembaga itu.

Euro-Med menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut bukanlah insiden terpisah, melainkan bagian dari pola sistematis yang menunjukkan adanya arahan yang jelas dari kepemimpinan politik dan militer Israel untuk menggunakan gencatan senjata sebagai kedok dalam melanjutkan genosida terhadap warga Gaza.

Lembaga tersebut juga menyoroti “keheningan berkelanjutan” dari komunitas internasional serta kegagalan untuk menegakkan mekanisme akuntabilitas, yang secara praktis memberikan Israel perlindungan untuk terus melakukan genosida.

Sejak Oktober 2023, agresi genosida Israel telah membunuh lebih dari 69.000 orang dan melukai lebih dari 170.600 lainnya, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.

Sumber: AA, MEMO 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Satu dari Lima Anak di Gaza Tidak Mendapatkan Imunisasi Dasar Selama Dua Tahun Perang

Next Post

Gaza Catat Tingkat Amputasi Anak Tertinggi di Dunia, Kementerian Kesehatan Luncurkan Kampanye Rehabilitasi Internasional

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
23
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Ratib Mahmoud Abu Kulayk, bocah berusia 9 tahun, yang melarikan diri dari desanya di Gaza utara bersama keluarganya ke Deir al Balah, kehilangan ibunya dalam serangan udara Israel saat mengunjungi kerabatnya di Khan Yunis. Ia masih hidup dalam kondisi yang sulit di Deir al Balah, Gaza, pada 14 September 2025. [Hassan Jedi – Anadolu Agency]

Gaza Catat Tingkat Amputasi Anak Tertinggi di Dunia, Kementerian Kesehatan Luncurkan Kampanye Rehabilitasi Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630