• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ramadan di Jalur Gaza tidak lagi menyerupai momen yang biasa terjadi. Dulu, Ramadan adalah bulan yang identik dengan ketenangan, ibadah berjemaah dan hidangan berlimpah. Namun, kini Ramadan penuh dengan suara serangan dan berbagai dampaknya. Terjadi banyak pengungsian massal, kehancuran, kekurangan sumber daya yang parah, dan perubahan radikal dalam detail kehidupan sehari-hari.

Salat berjemaah dan kegiatan Ramadan yang dulunya memenuhi lingkungan dengan keramaian kini telah menurun. Setelah ratusan masjid hancur, banyak keluarga melaksanakan ibadah mereka di dalam tempat penampungan atau di rumah-rumah yang rusak. Mereka melakukan ibadah di tengah suasana kehati-hatian dan kurangnya rasa aman.

Warga Gaza melaksanakan salat Tarawih di reruntuhan masjid yang hancur dan di tempat salat darurat yang mereka dirikan di dalam tenda yang terbuat dari nilon dan kayu. Mereka melaksanakan salat di tengah kehancuran besar akibat genosida Israel. Tak ada tempat ibadah yang layak setelah lebih dari 1.015 masjid menjadi sasaran serangan Israel. Menurut data dari Kantor Media Pemerintah di Gaza, lebih dari 835 masjid hancur total dan lebih dari 180 masjid rusak sebagian selama dua tahun genosida.

Hidangan di meja saat Ramadan tidak lagi mencerminkan kelimpahan seperti biasanya. Kelangkaan pangan dan harga yang tinggi telah mengubah kondisi iftar dan sahur. Penduduk hanya bisa menyajikan makanan yang lebih sederhana dan seringkali bergantung pada bantuan; apa pun yang tersedia itulah yang dimakan. Dengan pemadaman listrik dan kelangkaan air, persiapan sehari-hari telah menjadi beban tambahan bagi keluarga.

Kunjungan keluarga yang merupakan pilar utama semangat bulan Ramadan, telah menurun karena perpindahan dan penyebaran kerabat. Banyak orang memilih komunikasi melalui telepon, jika memungkinkan. Sementara itu, anak-anak menjalani Ramadan yang berbeda dengan lebih sedikit kegembiraan, dekorasi, dan permainan.

Ramadan yang Dulunya Penuh Ketenangan, Kini Menjadi Penuh Ketegangan

Ghassan Fayyad, pengungsi dari Beit Lahia yang tinggal di sekolah UNRWA di sebelah barat Gaza, mengatakan bahwa tahun ini ia tidak merasakan datangnya Ramadan seperti biasanya. “Begitu mendengar bahwa Ramadan akan segera tiba, kami biasanya merasa gembira. Akan tetapi, hari ini satu-satunya yang ada di pikiran kami adalah kapan penderitaan kami akibat pengungsian dan tinggal di dalam tenda akan berakhir.”

Baca Juga

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ia mengenang Ramadan terakhir yang ia habiskan di rumahnya. “Saya dan warga sekitar membersihkan lingkungan kami, memasang hiasan bercahaya di tiang listrik, dan membersihkan masjid. Kami mempersiapkannya untuk menerima jemaah. Hari ini tidak ada masjid, tidak ada lingkungan, tidak ada orang, dan tidak ada lagi kenangan indah yang tersisa.”

Ia melanjutkan, “Kami merindukan orang-orang terkasih yang telah tiada. Ramadan kini terasa hampa tanpa kunjungan dan ikatan keluarga. Tidak ada lagi ritual, undangan, manisan, atau salat Tarawih. Ramadan dulunya adalah masa ketenangan jiwa, tetapi sekarang hanya ada ketegangan dan kelelahan.”

Sumber: Palinfo, Middle East Monitor

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 79

Next Post

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Adara Relief International

Related Posts

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan
Al-Aqsa

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
10

Rabu (18/02), Israel memutuskan untuk membatasi jumlah jemaah salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) Timur. Selama bulan...

Read moreDetails
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 19, 2026
17
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 19, 2026
18
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 19, 2026
15
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 19, 2026
22
Next Post
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630