Ratusan tamu termenung kaku saat mendengarkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) membacakan puisi kemanusiaan untuk Aleppo di acara pengumpulan donasi bagi rakyat Syiria di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (16/2) malam. Melalui puisi karya Teungku Zulkarnaen, Aher yang juga Ketua Majelis Syuro Persatuan Umat Islam (PUI) menggugah rasa kemanusiaan sesama umat, khususnya rakyat Aleppo.
Penampilan Aher kali ini sesuai dengan acara yang bertemakan Kolaborasi Seni ‘Terjebak’ untuk Rakyat Aleppo Syiria. Riuh tepuk tangan menyambut berakhirnya lantunan puisi yang dibacakan Aher. ‘’Atas nama pribadi, atas nama kemanusiaan, saya berterima kasih karena kita tidak hanya memperhatikan Jakarta dan Indonesia saja, tetapi memerhatikan kemanusiaan di Aleppo,’’ ujar Aher.
Bangsa Indonesia, menurut Aher, harus menjadi terdepan dalam menjewantahkan rasa kemanusiaannya. Dia menegaskan, sebagai umat manusia sudah seharusnya merasa peduli terhadap umat lain yang diterpa musibah.
Selain Aher, turut berpartisipasi juga membawakan puisi kemanusiaan yaitu Yose Rizal Manua dan KH Nazar Haris (Ketua PUI). Kegiatan itu diwarnai juga dengan pertunjukan teater kanvas besutan Zak Sorga, tari saman dan pesinden Margiana Indra Utami. Hadir pula dalam acara tersebut Pembina PUI sekaligus ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Suripto.
Acara Kolaborasi Seni ‘Terjebak’ untuk rakyat Aleppo diprakarsai oleh Adara Relief Internasional dan PUI. Kegiatan ini bertujuan memperluas kesadaran dan meningkatkan dukungan umat Islam Indonesia pada perjuangan keumatan dalam menanggulangi masalah kemanusiaan di Syiria.
Ketua Adara Relief Internasional Nurjanah Hulwani mengapresiasi kedatangan Aher dalam acara tersebut. Kedatangan Aher, menurut dia, merupakan bentuk keseriusannya dalam upaya membantu rakyat Aleppo, sebagaimana dalam memerdekakan Palestina dari penjajahan Israel. ‘’Semoga semakin banyak orang yang memahami dan peduli, sehingga Allah SWT akan memberikan kemenangan,’’ tandasnya.






![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)
