BOGOR — Mengawali tahun 2026, Adara menggelar Rapat Koordinasi Komunitas Adara 2026 pada 17-18 Januari 2026. Bertempat di Padi Resort, sebanyak 50 peserta dari 18 komunitas Adara menghadiri koordinasi ini.
Rakor komunitas ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah dengan Adara serta meningkatkan kinerja komunitas. “Semoga melalui rakor ini kita bisa berkontribusi terhadap pembebasan Palestina lebih solid, konkrit, dan memberikan dampak untuk warga Palestina,” ucap Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International.

Maryam mengawali agenda ini dengan arahan strategis. “Komunitas diharapkan untuk tidak hanya berkontribusi dalam bentuk donasi, namun juga menyelenggarakan kegiatan yang berdampak,” tutur Maryam.
Pembekalan Kepalestinaan: Menguatkan Niat dan Kapasitas Aktivis Perjuangan
Nurjanah Hulwani, S.Ag., M.E., Ketua Yayasan Adara Relief International memulai sesi pembekalan dengan Penguatan Aktivis Kepalestinaan.
Dalam sesi ini, Nurjanah menekankan bahwa aktivis kemanusiaan perlu terus memperbarui niat perjuangan setiap hari melalui empat bekal utama, yaitu kekuatan iman, keikhlasan, barisan perjuangan, serta optimalisasi diri dan pengendalian hawa nafsu.
“Allah menjanjikan balasan dari setiap perjuangan. Yakinlah bahwa setiap upaya kita tidak ada yang sia-sia,” tegas Nurjanah.

Selanjutnya, Ira Nurulia, Manajer Customer Relation Human Initiative, menyampaikan pembekalan Selling Skill: Presentasi & Negosiasi. Pada kesempatan ini, Ira memaparkan langkah-langkah penting dalam mempresentasikan program serta menawarkan fundraising secara efektif.
“Menjaga relationship dengan donatur menjadi kunci utama. Sebab, donatur tak hanya membeli proposal, tapi juga membeli keyakinan, dampak, serta kepercayaan,” ungkap Ira.
Sharing Session: Penguatan Strategis Komunitas
Pada hari kedua, panitia membagi peserta ke dalam dua kelas, yakni kelas Ketua Komunitas dan kelas BPH Komunitas.
Maryam Rachmayani bersama Indah Kurniati (Direktur Fundraising) mengisi sharing session untuk Ketua Komunitas. Aspek yang dibahas meliputi manajemen komunitas, kepemimpinan yang efektif, strategi membangun relasi dengan pemerintah, serta strategi rekrutmen dan retensi.
Sementara itu, Ana Rahmawati (Kepala Divisi Network & Alliances) dan Rizka Amalia Apriliani (Koordinator Subdivisi Customer Relationship Management) mengisi sharing session untuk BPH Komunitas. Sesi ini membahas strategi penanganan keluhan (handling complaint) serta langkah menjaga loyalitas dan retensi donatur.


Rakor Komunitas: Satukan Langkah untuk Palestina
Rangkaian Rakor Komunitas kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Program Kerja Komunitas 2026, serta goal setting dan penandatanganan komitmen bersama sebagai langkah awal dalam memulai 2026.

Adara mengapresiasi penuh seluruh upaya donasi dan edukasi yang telah dilakukan komunitas sepanjang 2025. Semoga Rakor Komunitas ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, serta memperluas dampak gerakan kemanusiaan supaya semakin terarah, berdampak, dan berkelanjutan.








