• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Oktober 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perempuan Tawanan Hadapi Wabah Kudis di Penjara Damon

by Adara Relief International
September 23, 2026
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Perempuan Tawanan Hadapi Wabah Kudis di Penjara Damon
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Para perempuan tawanan Palestina di Penjara Damon dilaporkan menghadapi kondisi kehidupan dan kesehatan yang semakin mengenaskan, di tengah maraknya dugaan pelanggaran hak asasi manusia serta wabah penyakit kudis tanpa adanya akses pengobatan yang memadai.

Kondisi tersebut terungkap melalui kesaksian seorang perempuan tawanan berinisial D.N., yang ditangkap oleh pasukan Israel dari rumahnya sejak 9 Februari. Melalui kunjungan seorang pengacara dari Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina, D.N. menuturkan bahwa ia menderita penyakit kulit kudis serta infeksi saluran kemih kronis sejak awal penangkapannya, namun pihak penjara secara konsisten mengabaikan dan menolak memberikan perawatan medis yang dibutuhkannya.

Menurut kesaksiannya, tentara Israel melakukan pemeriksaan tubuh secara paksa sebelum membawanya pergi. Di dalam kendaraan militer ia mendapat perlakuan kasar selama perjalanan. Tentara menjatuhkannya ke lantai, membatasi geraknya, dan memukul punggungnya setiap kali ia mencoba bergerak.

Tentara membawanya ke wilayah Kedumim. Mereka memaksanya duduk di tanah dan mengambil foto sambil mengejeknya. Kekerasan fisik tersebut berlanjut dengan beberapa kali pukulan di bagian kepala dan wajah sebelum akhirnya ia dipindahkan ke pusat penahanan Moskobiya di Al-Quds.

Di Moskobiya, ia tetap dalam kondisi mata tertutup dan tangan terborgol hingga pukul 21.00. Perempuan tentara Israel juga menyita mukena dan jilbabnya sebelum memotretnya. D.N. menggambarkan pusat penahanan tersebut sebagai tempat dengan kondisi sangat buruk. Ia menghabiskan 17 hari sebelum dipindahkan ke penjara lain.

Sementara itu, kondisi perempuan tawanan di penjara Damon juga memprihatinkan. D.N. melaporkan bahwa kualitas makanan sangat buruk dengan porsi yang sangat terbatas, sementara akses waktu untuk keluar ke ruang terbuka dibatasi secara ketat.

Baca Juga

Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Kepadatan sel yang parah juga memaksa sejumlah perempuan tawanan tidur langsung di atas lantai. Situasi ini semakin memburuk pascakunjungan menteri ekstremis Israel, Itamar Ben-Gvir, ke blok perempuan. Sepuluh hari setelah kunjungan tersebut, tentara melancarkan penggerebekan ke dalam sel yang dihuni oleh 11 perempuan, menyita seluruh pakaian serta barang-barang pribadi mereka, dan sempat menjatuhkan hukuman isolasi terhadap beberapa tawanan sebelum dikembalikan ke sel.

Sumber: Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Bantuan Kemanusiaan Gaza Terancam Pemangkasan Dana Internasional

Next Post

Di Balik Setiap Nama, Ada Rindu yang Belum Usai — Laporan Program Dekap Yatim Palestina Bulan Agustus

Adara Relief International

Related Posts

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade
Berita Kemanusiaan

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

by Adara Relief International
Oktober 14, 2026
0
17

Setahun setelah gencatan senjata berlaku, warga Palestina di Gaza masih meninggal akibat penyakit yang dapat dicegah, sulitnya akses pengobatan, dan...

Read moreDetails
Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Oktober 14, 2026
16
Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Oktober 14, 2026
18
Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Oktober 14, 2026
23
PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

Oktober 14, 2026
19
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lima Warga Gaza dalam 24 Jam Terakhir

Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lima Warga Gaza dalam 24 Jam Terakhir

Oktober 13, 2026
19
Next Post
Di Balik Setiap Nama, Ada Rindu yang Belum Usai — Laporan Program Dekap Yatim Palestina Bulan Agustus

Di Balik Setiap Nama, Ada Rindu yang Belum Usai — Laporan Program Dekap Yatim Palestina Bulan Agustus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630