Ketika Bayan Abu Salameh mendaftar di jurusan teknik mesin, ia adalah satu dari empat perempuan di antara 70 mahasiswa yang diterima di Universitas Birzeit, utara Ramallah. Pilihannya sempat menimbulkan keraguan di antara guru sekolah dan teman-temannya yang mempertanyakan apakah itu cocok untuk seorang perempuan. Akan tetapi, meskipun diremehkan, Bayan tetap bertahan dengan pilihannya.
Perempuan berusia 25 tahun dari sebuah desa kecil dekat Jenin bernama Faqua tersebut dianugerahi Beasiswa Chevening, yang didanai oleh pemerintah Inggris, untuk belajar di Queen Mary University. Di sana, dia berhasil merancang dan menganalisis apa yang dia harapkan akan menjadi satelit kubus Palestina pertama dan menamakannya Palestine 1.
Terinspirasi oleh penemuan Hawking, Bayan ingin membuat mesin yang membantu mengungkap lebih banyak rahasia alam semesta yang lebih luas. Satelit kubus, jelas Bayan, adalah satelit mini yang dikerahkan ke luar angkasa untuk berbagai misi, termasuk studi tentang perubahan iklim, pertumbuhan kota, dan penggurunan sumber air.
Bayan baru-baru ini diterima di Imperial College London untuk mengejar gelar PhD di bidang Teknik Mesin. Bayan mengatakan dia akan terus berusaha mengerjakan proyek Palestine 1. Dia juga baru-baru ini meluncurkan kampanye crowd-funding untuk mengumpulkan dana yang dibutuhkan untuk program PhD dan proyek yang ia harapkan bisa menjadi hak miliknya sepenuhnya.
Sumber:
https://www.#/20220501-female-engineer-we-can-take-palestine-to-space-and-beyond/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








