Penutupan Pos Pemeriksaan di Kamp Pengungsi Shufa oleh Israel Menghalangi Pergerakan Mahasiswa dan Karyawan. Tanpa peringatan, pada Selasa pagi (6/12), tentara Israel mengadakan penutupan pos pemeriksaan yang memisahkan Kamp Pengungsi Shufat dari sekitarnya dan pusat kota Al-Quds, membatasi pergerakan siswa yang pergi ke sekolah mereka di luar kamp bertembok dan karyawan yang bekerja di kota.

Baca juga Zionis akan Membangun Permukiman Baru di Al-Quds yang Diduduki
Akibatnya, ribuan orang tidak dapat meninggalkan kamp ke tujuan mereka, setelah tentara tiba-tiba menutup pos pemeriksaan untuk lalu lintas yang menyebabkan kemacetan lalu lintas yang sangat besar.
Baca juga 1816 Ekstremis Zionis Memasuki Masjid Al-Aqsa selama Delapan Hari
Kamp pengungsi Shufat terletak di dalam batas kota Al-Quds, tetapi dipisahkan oleh tembok beton besar setinggi 8 meter beserta pos pemeriksaan yang dibangun pada 2004. Kamp ini memiliki populasi lebih dari 25.000 orang dan dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Pos pemeriksaan ini telah membatasi kehidupan lebih dari 70.000 orang yang tinggal di balik tembok.
Sumber Wafa
Terima kasih Sahabat Adara atas bantuan dan dukungannya untuk anak dan perempuan Palestina.
Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang berita penyaluran Adara Relief International.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.









