Seorang pemukim Israel pada Kamis (19/5) menyabotase isi sebuah karavan di desa Imreiha, barat daya Kota Jenin, di Tepi Barat yang diduduki. Raed Abu Baker, seorang penduduk setempat mengatakan bahwa pemukim yang berasal dari permukiman kolonial ilegal Israel di Mavo Dotan itu masuk ke ruang mobil dan merusak isinya.
Amjad Atatra, Walikota Ya’bad, mengatakan bahwa pemukim yang sama telah menyita sebidang tanah milik seorang warga Palestina di dekat permukiman, sering menyerang orang-orang Palestina, dan terus menggembalakan ternaknya di tanah Palestina.
Sementara itu, sekelompok pemukim menerobos masuk ke kompleks perumahan di Al Mazra’a al-Qibliya, sebelah barat Ramallah, menyerang 12 pekerja dan beberapa penghuni, menahan mereka selama dua jam sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.
Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan harta benda mereka rutin terjadi di Tepi Barat dan hampir tidak pernah dituntut oleh otoritas Israel. Kekerasan tersebut termasuk pembakaran properti dan masjid, pelemparan batu, pencabutan tanaman dan pohon zaitun, serta serangan terhadap rumah-rumah.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129303
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








