Pemerintah Israel sayap kanan ekstremis yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendorong rencana permukiman raksasa untuk menuangkan lebih dari satu juta pemukim Yahudi ke Tepi Barat, Bethlehem, Radio 2000 melaporkan pada Jumat (27/1).
Menurut stasiun radio Palestina, berdasarkan keterangan surat kabar Israel Hayom, pemerintah Israel berencana untuk merelokasi 100.000 pemukim Yahudi ke Area C di Tepi Barat dalam dua tahun mendatang. Pemerintah Israel juga berencana untuk merelokasi 500.000 pemukim Yahudi ke daerah yang sama dalam sepuluh tahun mendatang.
Israel Hayom mengungkapkan bahwa jumlah pemukim di Tepi Barat akan lebih dari satu juta jika jumlah pemukim yang saat ini tinggal di sana ditambahkan ke jumlah total pemukim di Tepi Barat. Menurut surat kabar Israel, rencana itu “serupa dengan aneksasi.” Rencana tersebut menetapkan bahwa pemerintah Netanyahu menghancurkan desa-desa Palestina di Area C dengan dalih dibangun tanpa izin.

Israel Hayom menyatakan: “Pemerintah siap untuk memberikan suara pada serangkaian tindakan yang bertujuan untuk menyetujui puluhan pos terdepan di Yudea dan Samaria (Tepi Barat) dengan biaya beberapa miliar shekel.” Menurut perjanjian koalisi antara partai Likud dan Partai Otzma Yehudit, pimpinan Menteri Keamanan Nasional ekstrimis Itamar Ben-Gvir, “Pemerintah telah berjanji untuk segera menyelesaikan persoalan permukiman ini.”
Israel Hayom menambahkan bahwa perjanjian tersebut menetapkan: “Sebuah forum menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu harus dibentuk dalam waktu 30 hari setelah pemerintah dilantik dan bahwa dalam waktu enam puluh hari, kabinet harus mengeluarkan resolusi untuk memiliki komunitas (pemukim) tersebut, mendapatkan pengakuan resmi, meluncurkan proses selama 18 bulan, kemudian menyambungkan mereka ke jaringan listrik dan infrastruktur air, serta layanan dan keamanan penting lainnya.”
Israel Hayom juga mencatat bahwa Ben-Gvir mengunjungi beberapa permukiman di Perbukitan Hebron selatan, yang merupakan bagian dari permukiman baru, bersama dengan Kepala Dewan Daerah di Gunung Hebron Yochai Dimri. Selama tur, Wasserlauf mengumumkan bahwa dia berniat untuk bekerja secepat mungkin untuk memperbaiki fakta bahwa kondisi kehidupan minimum tidak terpenuhi di permukiman tersebut. Menteri menjelaskan: “Pemukiman baru didirikan dengan dukungan pemerintah, dan saya tidak akan membiarkan permukiman berdiri tanpa infrastruktur, air, dan listrik untuk para pemukim.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








