• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB: Perang Israel di Gaza Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

by Adara Relief International
Juni 20, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
PBB: Perang Israel di Gaza Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perang Israel di Gaza telah menciptakan krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah kantong tersebut. Israel telah  menghancurkan sistem sanitasi, meninggalkan berton-ton puing akibat alat peledak, dan menyebabkan polusi besar, kata PBB pada hari Selasa (18/6) dalam sebuah laporan baru mengenai dampak perang terhadap lingkungan.

Laporan tersebut menemukan bahwa senjata peledak yang digunakan dalam perang telah menghasilkan sekitar 39 juta ton puing, dengan setiap meter persegi Gaza rata-rata berserakan lebih dari 107 kg puing.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa sistem air, sanitasi dan kebersihan di Gaza hampir seluruhnya tidak berfungsi, dengan lima instalasi pengolahan air limbah di wilayah tersebut ditutup.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

“Semua ini sangat merugikan kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, dan ketahanan Gaza,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) Inger Andersen.

Selain itu, UNRWA juga menambahkan bahwa 67 persen fasilitas air, sanitasi dan infrastruktur telah hancur atau rusak di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, Anadolu  Agency melaporkan.

Badan ini menekankan perlunya tindakan yang mendesak.

“Penyakit menular yang terus menyebar, suhu yang meningkat, kurangnya kebersihan, dan dehidrasi, telah menimbulkan ancaman besar bagi kesehatan masyarakat di Gaza,” tulisnya di X (Twitter).

UNRWA memainkan peran penting dalam menyediakan layanan penyelamatan jiwa bagi pengungsi Palestina yang terdaftar. Namun, kehancuran infrastruktur penting yang terjadi baru-baru ini di Gaza memperburuk situasi yang sudah genting, menyebabkan banyak orang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi.

Perang Israel memperburuk kondisi lingkungan di Gaza yang sudah buruk, dengan lebih dari 92 persen air dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia pada tahun 2020.

Serangan Israel juga menargetkan pemberdayaan energi alternatif yang diperoleh Gaza melalui panel surya di wilayah tersebut. Gaza merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan panel surya atap tertinggi di dunia, tetapi pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur tenaga surya di Gaza.

“Menurut pendapat saya, sebagian besar wilayah Gaza tidak akan bisa pulih seperti semula dalam satu generasi, bahkan dengan pendanaan dan kemauan yang tidak terbatas,” kata Eoghan Darbyshire, peneliti senior di Observatorium Konflik dan Lingkungan nirlaba yang berbasis di Inggris, kepada Reuters.

Laporan PBB tersebut muncul sebagai hasil permintaan dari Otoritas Kualitas Lingkungan Palestina pada bulan Desember, yang meminta UNEP untuk menyelidiki kerusakan lingkungan di Gaza. Perubahan iklim dan serangan Israel terhadap infrastruktur lingkungan telah lama melanda Gaza dan wilayah lain di wilayah pendudukan Palestina.

Setelah Nakba, yang mengacu pada pembersihan etnis dan penghancuran komunitas Palestina pada tahun 1948 oleh pasukan Zionis, Dana Nasional Yahudi (JNF) menanam hutan monokultur berupa pohon pinus, seringkali di reruntuhan desa-desa Palestina. Masyarakat Perlindungan Alam Israel mengungkapkan pada tahun 2013 bahwa proyek JNF mempunyai dampak buruk terhadap keanekaragaman hayati lokal.

Pada tahun 2021, Fadel al-Jadba, direktur Departemen Hortikultura Kementerian Pertanian di Gaza, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa telah terjadi penurunan produksi pertanian yang nyata dalam dekade terakhir.

Misalnya, pada tahun 2010, Gaza menghitung 16,815 dunam (4,155 hektar) pohon zaitun yang menghasilkan 15,386 ton zaitun, sedangkan pada tahun 2021, 32,850 dunam (8,117 hektar) yang ditanami pohon zaitun hanya menghasilkan 10,000 ton buah. 

Pada tahun 2020, Gaza mengalami tidak lebih dari 30 hari hujan, dibandingkan dengan 42 hari hujan pada tahun 2018, menurut Karam al-Aour, spesialis lingkungan di Otoritas Air di Gaza.

Israel tidak mengizinkan air dialirkankan dari Tepi Barat ke Gaza, dan satu-satunya akuifer air tawar di Gaza telah “habis akibat pengambilan berlebihan dan terkontaminasi oleh limbah serta infiltrasi air laut”, menurut Amnesty International.

Pada bulan Desember, aktivis iklim Palestina memboikot konferensi iklim PBB di Dubai sebagai protes terhadap perang Israel di Gaza.

Sumber: https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Update Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tank-Tank Israel Masuk Lebih Jauh ke Rafah, Memaksa Warga Palestina Kembali Mengungsi

Next Post

Update Hari ke-258: Tank, Pesawat, dan Drone Israel Menyerang Rafah Bagian Barat

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
23
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Update Hari ke-258: Tank, Pesawat, dan Drone Israel Menyerang Rafah Bagian Barat

Update Hari ke-258: Tank, Pesawat, dan Drone Israel Menyerang Rafah Bagian Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630