PBB, pada Senin (22/4), menggambarkan laporan kuburan massal di Gaza dan menyerukan penyelidikan yang kredibel terhadap lokasi kuburan massal tersebut, lapor Anadolu Agency .
“Kami menginginkan agar semua situs (kuburan massal) ini diselidiki sepenuhnya, dengan cara yang kredibel dan independen,” kata Juru Bicara Stephane Dujarric pada konferensi pers ketika ditanya tentang pengungkapan jenazah orang-orang dari kuburan massal di Rumah Sakit Nasser, selatan Kota Khan Yunis.
Dujarric mengatakan gencatan senjata diperlukan untuk mengakhiri perang di Gaza, dan menegaskan kembali perlunya memberikan peningkatan akses kepada pekerja kemanusiaan, menjaga rumah sakit, dan membebaskan sandera.
Sebuah kuburan massal ditemukan di halaman rumah sakit pada hari Sabtu (20/4) setelah tentara Israel yang melakukan serangan darat selama 4 bulan mundur dari kota tersebut pada tanggal 7 April.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








