PBB menyerukan agar jeda kemanusiaan dihormati karena beberapa lembaga bersiap untuk memulai putaran kedua vaksinasi polio di seluruh Jalur Gaza pada Senin (14/10).
“Pada 14 Oktober, UNRWA bersama UNICEF dan WHO akan memulai pemberian putaran kedua vaksin polio untuk menjangkau sekitar 590.000 anak di bawah usia sepuluh tahun dalam waktu kurang dari dua minggu,” demikian disampaikan dalam sebuah unggahan di X.
Selama putaran pertama kampanye vaksinasi, jeda kemanusiaan telah disepakati akan dimulai pukul 06.00 hingga 15.00 setiap harinya di area-area tertentu di Gaza.
Pada Ahad (13/10), Kementerian Kesehatan Palestina menekankan bahwa keberhasilan kampanye ini bergantung pada kelanjutan gencatan senjata kemanusiaan dengan Israel, yang memungkinkan petugas kesehatan memberikan vaksin dengan aman kepada anak-anak di bawah usia 10 tahun.
Para pejabat mengungkapkan kekhawatiran bahwa perintah evakuasi luas Israel dan pengepungan berhari-hari di Gaza utara dapat mengganggu efektivitas kampanye kedua ini.
Kampanye vaksinasi dimulai setelah kasus polio pertama dalam 25 tahun dilaporkan di Jalur Gaza. Kampanye ini akan dilakukan dalam tiga fase, dimulai di Gaza tengah, kemudian selatan, dan terakhir di wilayah utara.
Jean Gough dari UNICEF menyatakan kekhawatiran terkait peningkatan operasi Israel di utara, yang bisa menghambat vaksinasi. Ia menegaskan pentingnya memvaksinasi setidaknya 90% anak-anak untuk mencegah penyebaran polio. PBB telah menerima konfirmasi dari otoritas Israel bahwa jeda kemanusiaan akan dihormati.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








