Pasukan Israel pada Rabu malam (2/2) menangkap 13 warga Palestina dari berbagai daerah di Tepi Barat.
Sumber setempat melaporkan bahwa Israel menangkap tujuh warga Palestina dari Distrik Hebron. Dua dari tujuh warga tersebut diketahui merupakan penduduk Kota Halhul yang ditangkap setelah mereka dihentikan di pos pemeriksaan kontainer di sebelah tenggara Al-Quds. Satu orang diketahui merupakan penduduk Kota Adh-Dhariya, dan empat lainnya, termasuk dua saudara kandung, merupakan penduduk Hebron.
Pasukan pendudukan juga mendobrak dan menggeledah beberapa rumah di Tepi Barat. Di Distrik Betlehem, pasukan dilaporkan menangkap warga di Kota Za’tara.
Sementara itu di Al-Quds, tentara menangkap seorang penduduk Beit Anan setelah dihentikan di pos pemeriksaan Za’tara.
Di Ramallah, kendaraan militer menyerbu kota Silwad dan menangkap seorang ayah dan dua putrinya. Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan Israel menyerbu wilayah tersebut pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat, mendobrak masuk, menginterogasi anggota keluarganya, dan merusak isi rumah sebelum pergi pada pukul 07.00 waktu setempat.
Pemandangan seperti ini rutin ditemui di Tepi Barat. Tentara Israel menyerang rumah-rumah dengan dalih untuk “menemukan orang yang dicari.”
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/127887
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








