Di Tepi Barat yang dijajah, Mahmoud Abdel Hafez Youssef Nofal meninggal karena luka yang disebabkan oleh bentrokan bersenjata dengan tentara Israel yang ditempatkan di dekat Jalan al-Shuhada di Hebron.
Nofal adalah imam Masjid Al-Qasim di kota itu. Dia mendekati tentara Israel dari pemakaman Islam di Hebron, dekat daerah Karantina dan jalan Al-Shuhada sebelum ditembak.
Pihak berwenang Israel masih menahan jenazahnya. Pada Sabtu (16/3), pasukan Israel mendirikan pos pemeriksaan militer di jalan-jalan utama menuju Hebron, dan kemudian menggerebek rumah Nofal di lingkungan al-Shaaba.
Sejak Oktober, pasukan dan pemukim Israel telah membunuh 435 warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah, menurut Kementerian Kesehatan. Sejak itu pula Israel telah menangkap 7.605 warga Palestina di Tepi Barat. Pada hari Sabtu, mereka menangkap 65 pekerja di Yaffa (Jaffa) dan 36 di antaranya masih diselidiki, menurut kantor berita Palestina, WAFA. Malam tadi, pasukan Israel juga menangkap warga Palestina dari Jenin, Hebron, Qalqilya, dan Betlehem.
Pemukim Israel melancarkan dua serangan terhadap warga Palestina di dekat Nablus. Di Burin, selatan Nablus, mereka melemparkan batu ke rumah-rumah warga Palestina dan menembakkan peluru ke udara tanpa dilaporkan ada korban jiwa, sementara di Ain Duma, mereka mengancam warga Palestina akan mengusir mereka dari daerah tersebut.
Beberapa dari pemukim tersebut telah dikenakan sanksi oleh Departemen AS, yang juga memasukkan dua pos ilegal, Moshes Farm dan Zvis Farm, ke dalam daftar. Ini adalah pertama kalinya AS menghukum seluruh pos terdepan Israel dengan pembatasan ekonomi.
Sementara itu, di Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah, sebanyak 60.000 warga Palestina melaksanakan shalat Tarawih di Masjid Al-Aqsa pada Sabtu malam. Otoritas Israel masih membatasi jumlah warga Palestina dari Tepi Barat yang memasuki Al-Quds (Yerusalem). WAFA melaporkan bahwa pasukan Israel mendirikan setidaknya 30 pos pemeriksaan darurat di pinggiran Kota Tua, di gerbang kota, dan pintu masuk Masjid Al-Aqsa.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








