Warga Palestina di Tulkarem berduka atas 14 korban yang terbunuh akibat serangan Israel di Kamp Pengungsi Nur Shams di kota itu pada akhir pekan.
Serangan Israel, yang dimulai pada Jumat malam, berlangsung selama 52 jam, menghancurkan sebagian besar infrastruktur kamp pengungsi. Pasukan Israel membuldoser banyak jalan di kamp tersebut, dan menembaki rumah-rumah, menghancurkan jendela dan pintu, menurut laporan warga kepada jurnalis lokal.
Pada Kamis malam, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka memulai operasi besar di kamp pengungsi, yang menampung 11.000 penduduk dalam wilayah dua kilometer persegi. Pasukan Israel telah menyerbu kamp tersebut secara teratur, membunuh anggota kelompok perlawanan, dan menyebabkan korban jiwa di kalangan penduduk sipil.
Jenin, Nablus, dan Tulkarem membentuk segitiga perlawanan Palestina di Tepi Barat bagian utara. Pasukan Israel telah memusatkan serangan mereka di tiga kota tersebut sejak sebelum 7 Oktober, menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil.
Dengan terbunuhnya 14 warga Palestina di Nur Shams, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober meningkat menjadi 486 orang.
Sumber: https://mondoweiss.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








