Seorang perempuan Palestina ditembak mati dan putranya terluka oleh pasukan pendudukan Israel di dekat pintu masuk Desa Yabrud, timur laut Ramallah, pada Kamis (12/10).
Sumber tersebut melaporkan bahwa sang ibu, yang diidentifikasi sebagai Randa Ajaj, 37, warga kota Deir Jarir, menderita luka tembak kritis di punggungnya, sementara putranya tertembak di kaki dan bahu saat mereka melewati pintu masuk Yabrud. Sang ibu diumumkan meninggal beberapa menit kemudian.
Penggunaan kekuatan mematikan yang dilakukan penjajah Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat terus menjadi sumber kekhawatiran, menyebabkan warga sipil Palestina berisiko mengalami cedera dan bahkan kematian.
Dalam kasus berbeda, pasukan Israel menyerang seorang perempuan Palestina dan anak kecilnya, sekaligus merusak gerbang masuk Sekolah Dasar Zanuta, yang terletak di Kota Ad-Dhahiriya, selatan Hebron.
Sumber lokal mengatakan bahwa pasukan Israel menggerebek Sekolah Dasar Zanuta di pinggiran timur Kota Ad-Dhahiriya. Mereka menghancurkan gerbang besi sekolah dan menurunkan bendera Palestina dari lingkungan sekolah. Dalam insiden tersebut, tentara juga menyerang petugas kebersihan sekolah, Hanaa Abu al-Kabash, dan putranya Ali, 9, yang mengakibatkan luka dan memar.
Sebelumnya pada hari itu, sejumlah warga Desa Zanuta menderita luka-luka dalam upaya mereka menghadapi pemukim kolonial yang, di bawah perlindungan pasukan Israel, berusaha menyerang sekolah tersebut.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/138194
https://english.wafa.ps/Pages/Details/138193
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








