Pasukan zionis Israel telah membunuh seorang anak Palestina pada hari Rabu (26/7) dalam serangan militer ke kota Qalqilya di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa Fares Abu Samra (14), meninggal akibat tembakan pasukan Israel. Fares sempat dibawa ke rumah sakit pemerintah Qalqilya sebelum dinyatakan meninggal.
Pasukan Israel menyerbu bagian timur kota, memicu konfrontasi dengan pemuda Palestina. Tentara menembakkan peluru baja berlapis karet dan peluru tajam ke arah pengunjuk rasa, serta bom gas beracun ke arah warga dan rumah mereka.
Selama beberapa bulan, pasukan pendudukan Israel telah melakukan serangan militer di Tepi Barat, terkonsentrasi di Nablus dan Jenin. Menurut tokoh-tokoh Palestina, pasukan Israel membunuh lebih banyak orang Palestina di Tepi Barat pada tahun 2023 daripada dalam satu tahun sejak Intifada Kedua.
Sejak awal tahun 2023, 202 orang Palestina, termasuk 37 anak-anak dan 11 perempuan telah tewas akibat serangan Israel, 33 di antaranya tewas dalam serangan di Jalur Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








