Sebuah upacara kecil diadakan untuk melepas delegasi resmi Palestina ke Olimpiade Paris pada Ahad (14/7), serta untuk menghormati banyak atlet Palestina yang tidak akan hadir.
Jibril Rajoub, ketua Komite Olimpiade Palestina, mengatakan bahwa 400 atlet, pelatih, dan pengurus cabang-cabang olahraga telah terbunuh di Gaza sejak Oktober.
“Melalui partisipasi ini, kami ingin menunjukkan penderitaan rakyat Palestina dan pembantaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza,” kata Rajoub.
“Kami ingin partisipasi ini menjadi pesan dari Palestina kepada dunia bahwa sudah waktunya bagi mereka untuk bebas di tanah air mereka,” tambahnya.
Delapan atlet akan mewakili Palestina tahun ini untuk berkompetisi dalam cabang olahraga atletik, renang, panahan, taekwondo, judo, dan tinju.
Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina, Varsen Aghabekian Shahin mengatakan di Ramallah bahwa para atlet akan mewakili Palestina dalam momen yang sangat gelap dalam sejarah Palestina. “Kalian bukan hanya atlet, tetapi kalian juga simbol perlawanan Palestina,” tambah Aghabekian.
Sumber: https://www.aljazeera.com/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








