Orang-orang Palestina di Jalur Gaza sedang bersiap untuk mempertahankan rumah mereka dari air laut. Erosi pantai yang akan terjadi selama badai musim dingin mengancam kehidupan di daerah kantong itu. Karung pasir, balok semen, dan puing-puing, digunakan oleh penduduk untuk melindungi rumah dari keruntuhan.
Puluhan rumah, hotel, dan tempat wisata di sepanjang tepi laut Gaza tengah terancam oleh naiknya permukaan air laut. Gelombang air laut bisa mencapai ukuran yang belum pernah terjadi sebelumnya karena erosi dan perubahan iklim. Para pejabat Palestina telah menyerukan kepada para pemimpin dunia di Sharm al Sheikh yang menghadiri KTT COP27 untuk memberikan perhatian serius pada masalah ini.
Hassan al Ajrami (59), yang tinggal di sebuah rumah di tepi pantai, mengatakan kepada kantor berita lokal APA bahwa karung pasir dan bahan lainnya membantu mengkonsolidasikan garis pantai dan memecah ombak. “Jika kami tidak menghadapi musim dingin dengan persiapan ini, kami akan menyaksikan rumah kami runtuh,” katanya. “Kami membutuhkan solusi yang segera.” Ia menambahkan bahwa beberapa tahun yang lalu, gelombang naik lebih tinggi dari rumahnya dan petugas pertahanan sipil harus turun tangan untuk menyelamatkan keluarganya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








