JAKARTA-Sejak genosida dimulai di Jalur Gaza pada Oktober 2023, situasi di seluruh wilayah Palestina menjadi memanas, tak terkecuali di Tepi Barat. Penyerangan semakin sering terjadi, penangkapan dilakukan oleh pasukan Israel setiap hari, juga penghancuran rumah dan properti milik penduduk Palestina. Menjalani ibadah pada bulan Ramadhan dalam kondisi yang tak menentu bukanlah hal yang mudah bagi warga Palestina di Tepi Barat. Oleh karena itu, pada bulan Ramadhan ini, Adara ingin meringankan penderitaan mereka dengan menyalurkan bantuan bahan pokok yang menjangkau 1.050 orang di Ramallah dan Al Khalil, Tepi Barat.

Tepi Barat telah menjadi sasaran penyerangan oleh pasukan dan pemukim ilegal Israel sejak genosida dimulai di Jalur Gaza. Banyak penduduk telah kehilangan nyawa, tak terkecuali perempuan dan anak-anak yang tak berdosa. Penembak jitu ditempatkan dimana-mana, diperintahkan untuk menembak setiap orang Palestina tanpa pandang bulu. Selain itu, pasukan Israel juga semakin sering menggeledah rumah penduduk Palestina di Tepi Barat, kemudian menangkap salah satu atau beberapa orang tanpa alasan, meninggalkan keluarga mereka dalam ketidakpastian nasib orang-orang tercinta mereka.
Beribadah di bulan Ramadhan di tengah kondisi yang sangat tidak kondusif telah menjadi tantangan tersendiri bagi penduduk Palestina di Tepi Barat. Masjid Ibrahimi yang biasanya menjadi tempat bagi umat Muslim untuk melaksanakan salat berjamaah kini semakin dikuasai oleh pemukim yang dilindungi oleh pasukan Israel. Izin untuk masuk ke dalam masjid untuk beribadah menjadi sangat sulit, bahkan tak jarang jamaah Muslim dilecehkan baik secara fisik maupun verbal oleh orang-orang Israel.

Akan tetapi Tepi Barat adalah kota pejuang, dan penduduknya tidak akan dengan mudah menyerahkan tanah mereka kepada penjajah. Oleh sebab itu, Adara ingin memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita untuk bertahan di Tepi Barat dengan membagikan bantuan bahan pokok yang memberi manfaat bagi 1.050 orang di Ramallah dan Al Khalil, Tepi Barat. Bantuan tersebut dibagikan pada tanggal 11 Maret 2025 (11 Ramadhan 1446 H) dan berisi bahan-bahan makanan untuk dimasak oleh penduduk Tepi Barat.



Sahabat Adara, terima kasih telah menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Tepi Barat. Ramadhan kali ini memang terasa lebih berat bagi mereka di tengah serangan Israel yang berkali-kali lipat lebih sering dari biasanya. Akan tetapi bantuan dari Sahabat Adara adalah penguat bagi mereka, agar tetap teguh untuk mempertahankan tanah mereka dari serangan penjajah Zionis.








