Pada malam “Pesach” dan saat persiapan dilakukan gereja untuk menerima jemaat dan peziarah dari semua tanah Palestina dan luar negeri, polisi Israel memberi perintah kepada Gereja Ortodoks untuk mengurangi jumlah jemaat di Church of the Holy Sepulchre atau Gereja Makam Kudus.
Polisi mengatakan bahwa mereka hanya akan mengizinkan 1.000 orang untuk memasuki Gereja Makam Kudus pada “Sabtu Agung”, serta 500 orang untuk memasuki Kota Tua dan mencapai alun-alun Patriarkat dan Gereja Makam Kudus.
Patriarkat Ortodoks mengatakan, dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka tidak akan melepaskan hak dan kebebasan para penganutnya untuk beribadah, dan mematuhi semua ritual dan doa yang akan diadakan seperti biasa.
Dia menambahkan bahwa semua anggota gereja memiliki hak untuk mengakses Gereja Makam Kudus dan perbatasannya selama perayaan “Sabtu Agung” dan “Pesta Kebangkitan Agung”, dan hak ilahi ini harus diizinkan untuk dijalankan secara bebas di Kota Suci.
Sumber:
https://www.palinfo.com/news/2022/4/14/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







