Oxfam telah memperbarui seruannya agar barang-barang penting dapat memasuki Jalur Gaza dan mengatakan bahwa kelaparan telah digunakan sebagai “senjata perang” setelah Israel memutus pasokan makanan, air, listrik dan bahan bakar ke wilayah tersebut sejak 7 Oktober.
Para pejabat PBB telah memperingatkan akan adanya bencana kemanusiaan dan memohon agar Israel mengizinkan lebih banyak truk bantuan masuk ke Gaza. Namun, bantuan yang masuk kurang dari 70 truk. Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (25/10), Oxfam mengatakan hanya “dua persen makanan yang akan dikirimkan telah memasuki Gaza sejak pengepungan total”. Untuk mengatasi krisis pangan yang mendesak, Oxfam mengatakan dibutuhkan sekitar 104 truk sehari untuk mengirimkan makanan ke Gaza.
Sally Abi Khalil, Direktur Regional Oxfam untuk Timur Tengah, mengatakan, “Situasinya sangat mengerikan – di mana letak kemanusiaan? Jutaan warga sipil dihukum secara kolektif di seluruh dunia, dan tidak ada pembenaran untuk menggunakan kelaparan sebagai senjata perang. Para pemimpin dunia tidak bisa terus berdiam diri dan menonton saja, mereka mempunyai kewajiban untuk bertindak sekarang.”
“Setiap hari, situasinya semakin buruk. Anak-anak mengalami trauma parah akibat pengeboman yang terus-menerus; air minum mereka tercemar atau dijatah, dan dalam waktu dekat keluarga-keluarga mungkin tidak dapat memberi mereka makan juga. Berapa banyak lagi penderitaan yang akan dialami warga Gaza?” Khalil menambahkan.
Merujuk pada hukum kemanusiaan internasional yang melarang kelaparan sebagai metode peperangan, Oxfam mengatakan “menjadi sangat jelas bahwa situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza sesuai dengan larangan yang dikutuk dalam resolusi tersebut”. LSM tersebut juga menyerukan Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dan negara-negara anggotanya untuk mencegah situasi memburuk dan menuntut gencatan senjata segera sehingga semua makanan, bahan bakar, air, dan pasokan medis dapat dipenuhi.
DK PBB diperkirakan akan mempertimbangkan usulan dari Amerika Serikat, yang berharap mendapatkan dukungan untuk jeda singkat konflik guna memungkinkan lebih banyak bantuan masuk ke Gaza, dan resolusi Rusia yang menyerukan gencatan senjata yang lebih luas.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







