• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Netanyahu Batal Kunjungi Inggris Gara-gara Pilot Israel Tolak Terbangkan Pesawat 

by Adara Relief International
Maret 24, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Netanyahu Batal Kunjungi Inggris Gara-gara Pilot Israel Tolak Terbangkan Pesawat 
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan untuk mengunjungi London, Inggris, pada Kamis malam (23/3), tetapi keberangkatannya ditunda sehari yaitu hingga Jumat pukul 04.00 pagi, menurut Amichai Stein, seorang jurnalis penyiar publik, KAN. Netanyahu terpaksa menunda kunjungannya ke London, Inggris, karena sejumlah pilot menolak menerbangkan pesawat bersamanya. Kabar itu terungkap lewat laporan dari kanal berita Inggris The Telegraph. 

“Dipahami bahwa pilot Israel telah menolak untuk membawa Tuan Netanyahu ke Inggris,” kata salah satu sumber Pemerintah Inggris, seperti dikutip dari surat kabar itu, Jumat (24/3).

Penolakan para pilot itu dikaitkan dengan rencana Netanyahu untuk merombak ulang sistem hukum Israel. Rencana itu sendiri telah menyebabkan aksi protes massal di negara bentukan zionis itu selama 12 minggu berturut-turut. Perubahan itu dikatakan akan sangat membatasi kekuasaan Mahkamah Agung Israel, memberi pemerintah kekuasaan untuk memilih hakim, dan mengakhiri penunjukan penasihat hukum untuk kementerian oleh Jaksa Agung.

Namun, tak peduli betapa banyak suara yang menentangnya, Netanyahu tetap menegaskan bahwa rencana tersebut akan meningkatkan demokrasi dan akan mengembalikan keseimbangan antara kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

Menyusul kabar kedatangan Perdana Menteri Israel ke Inggris, Pusat Keadilan Internasional untuk Palestina (ICJP) telah meminta pemerintah Inggris untuk merujuk Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas kejahatan perang yang dilakukan di Palestina, dan untuk mengakui yurisdiksi pengadilan atas situasi di wilayah pendudukan Palestina. 

Dalam surat yang dikirim pada Kamis (23/3) kepada Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan Menteri Luar Negeri James Cleverley, ICJP meminta untuk segera mengakui bahwa ICC memiliki yurisdiksi sehubungan dengan situasi di Palestina, dan untuk Inggris sebagai Negara Pihak ICC agar merujuk situasi dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Pengadilan, sesuai dengan Pasal 14 Statuta ICC. 

Pasal 14 menetapkan bahwa suatu Negara Pihak dapat merujuk kepada Penuntut Umum suatu situasi jika terjadi satu atau lebih kejahatan dalam yurisdiksi pengadilan tampaknya telah dilakukan, dan meminta Penuntut Umum ICC untuk menyelidiki situasi tersebut untuk menentukan siapa saja yang harus didakwa melakukan kejahatan semacam itu. Surat tersebut mengikuti keputusan Inggris untuk memimpin rujukan bersama situasi di Ukraina ke ICC, bersama dengan kelompok Negara Pihak yang terkoordinasi.

Menyerukan Inggris untuk “meniru” tanggapannya terhadap situasi di Ukraina, surat itu mengatakan bahwa Inggris “harus mengakui bahwa ICC memiliki yurisdiksi sehubungan dengan situasi di Palestina dan peran Netanyahu sebagai pelaku, kepada Pengadilan, sebagai Negara Pihak ICC, sesuai dengan Pasal 14 Statuta ICC.”

Surat itu bertepatan dengan kunjungan Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Eli Cohen yang akan bertemu dengan rekan-rekan pemerintah Inggris mereka di London minggu ini. Diskusi diperkirakan akan berlanjut pada berbagai masalah bilateral termasuk perdagangan, teknologi dan keamanan, menyusul penandatanganan peta jalan 2030 untuk hubungan bilateral Inggris-Israel.

Di bawah “kemitraan strategis” yang saat ini sedang dinegosiasikan antara London dan Tel Aviv, pemerintah Inggris telah setuju untuk menentang penggunaan “apartheid” untuk menggambarkan perlakuan Israel terhadap warga Palestina sebagai bagian dari kesepakatan baru.

Sumber:

https://english.wafa.ps

https://www.#

https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

https://www.#

https://www.inews.id

Video: https://youtu.be/fG5ztthh-yw

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: InternasionalPalestianaPolitikUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

490.000 Anak di Malawi Tidak dapat Bersekolah Akibat Topan Freddy

Next Post

Israel Percepat Pembangunan Permukiman yang Memutus Al-Quds (Yerusalem) dari Bethlehem

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
23

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 19, 2026
17
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 19, 2026
18
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 19, 2026
15
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 19, 2026
21
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
Israel Percepat Pembangunan Permukiman yang Memutus Al-Quds (Yerusalem) dari Bethlehem

Israel Percepat Pembangunan Permukiman yang Memutus Al-Quds (Yerusalem) dari Bethlehem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630