• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mengenal The Hague Group: Kelompok yang Berjuang Menegakkan Hukum Internasional terhadap Kejahatan Kemanusiaan Israel

by Adara Relief International
Februari 12, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Mengenal The Hague Group: Kelompok yang Berjuang Menegakkan Hukum Internasional terhadap Kejahatan Kemanusiaan Israel

Alvin Botes (tengah), wakil menteri luar negeri Afrika Selatan, dan Yvonne Dausab (kedua dari kanan), menteri kehakiman Namibia, selama konferensi pers Progressive International dan The Hague Group di Den Haag pada 31 Januari (AFP)

20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 31 Januari, perwakilan dari sembilan negara berkumpul di Den Haag, Belanda, untuk mendeklarasikan aliansi global, bernama The Hague Group, untuk meminta pertanggungjawaban Israel berdasarkan hukum internasional. Ini adalah inisiatif pertama sejak Nakba untuk mengoordinasikan tindakan Israel guna mencegah pelanggaran hukum internasional terhadap rakyat Palestina.

The Hague Group didirikan oleh negara Belize, Bolivia, Kolombia, Kuba, Honduras, Malaysia, Namibia, Senegal, dan Afrika Selatan. Beberapa negara ini telah mengambil langkah besar selama 15 bulan terakhir untuk mempertahankan dan menegakkan hukum internasional, seperti menghentikan ekspor ke Israel dan menarik duta besar mereka dari Israel. Afrika Selatan, secara khusus, mengajukan kasus penting terhadap Israel di Mahkamah Internasional di Den Haag atas dugaan pelanggaran Konvensi Genosida di Gaza.

Akan tetapi, upaya tersebut kurang terkoordinasi, dan di sinilah The Hague Group akan memainkan peran penting, kata Varsha Gandikota-Nellutla, ketua kelompok tersebut. Ia mengatakan kelompok tersebut dibentuk sebagai reaksi terhadap ketidakpatuhan negara-negara terhadap kewajiban hukum internasional yang mengikat–merujuk pada penolakan sejumlah negara barat terhadap surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada November 2024, serta ketidakpatuhan terhadap perintah ICJ untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap Konvensi Genosida.

Tahun 2024 menyaksikan sejumlah rekor kasus hukum di Den Haag terkait dengan tindakan Israel di Gaza, termasuk perintah mengikat oleh ICJ dan surat perintah penangkapan ICC untuk Netanyahu dan Gallant. Sementara perintah ICJ ditujukan kepada Israel, negara ketiga memiliki kewajiban berdasarkan hukum internasional untuk mencegah dan menghukum genosida, bahkan jika terjadi di luar wilayah mereka. Kewajiban itu dapat ditegakkan dengan mendorong Israel agar tidak melanggar Konvensi Genosida, dan dengan melakukan uji tuntas guna memastikan bahwa ekspor atau bantuan apa pun tidak berkontribusi pada tindakan yang dapat dihukum berdasarkan konvensi. 

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Jika negara-negara menjunjung tinggi kewajiban hukum internasional mereka dan menegakkan putusan pengadilan internasional seperti ICJ dan ICC, The Hague Group tidak perlu dibentuk, kata Gandikota-Nellutla. Namun, kenyataannya tidak demikian. Negara-negara Barat, terutama AS, terus memberikan dukungan militer dan politik kepada Israel, tanpa memperhatikan ICJ, ICC, Dewan Keamanan PBB, atau Majelis Umum. Ini adalah bagian dari “logika hukuman” yang dianut AS terhadap upaya untuk meminta pertanggungjawaban Israel. “Mari kita perjelas di sini. Ini bukan masalah AS yang ‘meninggalkan’ hukum internasional. Ini masalah AS yang ‘menghancurkan’ segala bentuk hukum internasional,” katanya.

Grup Den Haag berkomitmen untuk membentuk aliansi yang akan melawan tindakan terkoordinasi oleh negara-negara barat dalam mendukung militer dan pemerintahan Israel. Mereka berjanji untuk menegakkan perintah ICJ dan kewajiban hukum internasional lainnya, serta surat perintah penangkapan ICC. Sembilan negara yang diresmikan tersebut hanyalah permulaan, kata Gandikota-Nellutla. Lebih banyak negara diharapkan bergabung dengan blok tersebut dalam beberapa bulan mendatang untuk bersama-sama menegakkan hukum internasional.

 

Sumber: https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Policy Brief No.1/Januari/2025

Next Post

PBB: Butuh Lebih dari $53 Miliar untuk Membangun Kembali Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
PBB: Butuh Lebih dari $53 Miliar untuk Membangun Kembali Gaza

PBB: Butuh Lebih dari $53 Miliar untuk Membangun Kembali Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630