Kondisi fisik dan mental Ahmad Manasra semakin memburuk di penjara Israel, Klub Tawanan Palestina melaporkan pada Rabu (23/8). Ahmad Manasra adalah tawanan yang ditangkap oleh Israel saat usianya baru 13 tahun, dan kini usianya telah memasuki 21 tahun.
Pengacara Manasra, Khaled Zabarqa, membenarkan bahwa tim pembela saat ini masih terus berupaya untuk membebaskan Manasra dari sel isolasi. Ia mengatakan bahwa Israel telah menahan Manasra di sel sempit tersebut sejak Oktober 2021.
Israel menuduh Manasra dan sepupunya yang berusia 15 tahun telah menikam dua warga Israel di permukiman ilegal Pisgat Ze’ev di Tepi Barat. Sepupu Manasra ditembak mati di tempat, sedangkan Manasra ditabrak dengan mobil dan menderita luka serius di kepala, sebelum pasukan Israel menyiksanya lebih lanjut.
Setelah penangkapannya, rekaman video yang beredar luas di media sosial menunjukkan Manasra diperlakukan dengan kasar dan diinterogasi dengan kejam tanpa kehadiran orang tua atau pengacaranya. Manasra telah dianiaya selama tahun-tahun awal penahanannya hingga dia didiagnosis menderita skizofrenia. Sebanyak 36 psikolog telah menuntut presiden Israel untuk membebaskan Manasra karena kesehatan mentalnya yang terus memburuk, namun belum kunjung mendapat respon.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








