Menteri Dalam Negeri Israel Ayelet Shaked mengajukan proposal untuk memperluas permukiman Lawh 2 di Negev dan Galilea yang terjajah. Minggu depan Shaked berharap Dewan Perencanaan dan Pembangunan Qatar membahas proposalnya tersebut, yang akan menambah puluhan ribu rumah di kota-kota tersebut.
Baca juga “Zionis Melanjutkan Proyek Permukiman Kontroversial di Area E1 yang Sempat Terhenti” di sini
Merujuk pada surat kabar Ibrani, Israel Today, rencana tersebut menyerukan “kemungkinan peningkatan jumlah rumah di kota-kota kecil di Galilea dan Negev yang berisi penjajah sebesar 50%, sehingga jumlah keluarga di kota itu yang sebelumnya mencakup 400 keluarga akan meningkat menjadi 600.” Ini juga akan membuat peningkatan di wilayah Haifa dan Ashkelon menjadi 30% dan di wilayah tengah entitas Zionis sebesar 15%.
Baca juga “Zionis Israel Menghancurkan Rumah Warga Palestina di Al-Quds (Yerusalem) dengan Buldoser” di sini
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







