Pasukan pendudukan Israel pada Rabu (11/1) menghancurkan dua rumah Palestina lagi di Desa Al-Baqaa, dekat Hebron, Tepi Barat, kantor berita Wafa melaporkan. Pasukan Israel menyerbu desa tersebut dan mulai menghancurkan sebuah rumah tiga lantai yang masih dalam pembangunan milik Azzam Jaber. Pasuka juga menghancurkan tembok dan fondasi rumah tetangga keluarga tersebut, yang diratakan dengan tanah oleh Israel pada Juli 2022.
Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah menghancurkan ratusan rumah di Tepi Barat dan Al-Quds Timur dengan alasan tidak memiliki izin bangunan. Namun, warga Palestina jarang diberikan izin seperti itu oleh kolonial Israel. Oleh karena itu, dengan bertambahnya keluarga, warga Palestina di wilayah pendudukan Palestina harus memperluas rumah mereka atau membangun rumah baru tanpa izin. Sementara itu, pembersihan etnis Palestina terus berlangsung, dengan lebih dari 600.000 pemukim Israel tinggal di permukiman Yahudi di seberang Al-Quds Timur dan Tepi Barat.
Pusat Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Insan telah memperingatkan perluasan permukiman Israel di Tepi Barat dan menyerukan sikap internasional terhadap kebijakan ini. Kelompok hak asasi mengungkapkan kekhawatiran terhadap kegiatan pemukiman, mengutip informasi yang dilaporkan oleh Research Institute tentang proyek permukiman yang mengatakan bahwa sekitar 12.943 unit permukiman memperoleh izin di Tepi Barat dan Al-Quds Timur.

Research Institute juga melaporkan bahwa pendudukan Israel menghancurkan 901 rumah warga Palestina sepanjang 2022. Menurut pernyataan itu, otoritas pendudukan Israel mengeluarkan puluhan perintah militer untuk memperluas permukiman, membangun jembatan, dan membuka jalan baru untuk menghubungkan permukiman ilegal satu sama lain. Mengakhiri pernyataannya, kelompok hak asasi itu mengatakan bahwa kegiatan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki merupakan pelanggaran pasal 49 Konvensi Jenewa Keempat.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








