• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Lebih dari 100 Dokter Dilarang Masuk ke Gaza sejak Maret di Tengah Genosida Gaza yang Semakin Memburuk

by Adara Relief International
Agustus 7, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lebih dari 100 Dokter Dilarang Masuk ke Gaza sejak Maret di Tengah Genosida Gaza yang Semakin Memburuk

Sejumlah truk bantuan yang membawa pasokan penting diizinkan melewati Perlintasan Perbatasan Rafah menuju Jalur Gaza, seiring berlanjutnya krisis kemanusiaan di Gaza pada 3 Agustus 2025, di Rafah, Mesir. ([hmed Sayed – Anadolu Agency]

18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali mengungkapkan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza yang semakin memburuk akibat blokade ketat dan serangan terus-menerus dari Israel. Sejak Maret 2025, lebih dari 100 tenaga kesehatan, termasuk ahli bedah dan staf medis spesialis, telah ditolak masuk ke Gaza. Bahkan pada Selasa (5/8), tim medis darurat kembali dilarang masuk.

Juru bicara PBB, Farhan Haq, menyebut bahwa larangan ini menjadi praktik yang terus berlanjut dan sangat menghambat upaya penanganan krisis kesehatan yang parah. Ia juga menekankan bahwa persoalan visa dan pembatasan pergerakan oleh otoritas Israel menjadi kendala utama dalam mengakses Gaza. Di sisi lain, sejak Maret, Israel juga memblokir masuknya material untuk tempat tinggal, meski jutaan warga telah mengungsi akibat perintah evakuasi militer.

Sementara itu, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA), Jens Laerke, menyatakan bahwa skala kebutuhan di Gaza sangat besar sehingga ratusan truk bantuan harus diizinkan masuk setiap hari, bukan hanya dalam hitungan minggu, tetapi selama berbulan-bulan, bahkan mungkin bertahun-tahun ke depan. Ia menyoroti ketimpangan antara bantuan yang sangat minim yang berhasil masuk dan kebutuhan masif yang terus meningkat.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Laerke juga menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak cukup untuk mengatasi krisis; barang kebutuhan komersial juga harus diizinkan masuk. Ribuan ton bantuan, termasuk makanan, saat ini menumpuk di perbatasan Gaza, bantuan yang dibayar oleh para donor itu belum dapat disalurkan karena tidak ada fasilitasi dari pihak Israel.

Di bawah gempuran militer dan blokade yang membatasi akses kemanusiaan, Gaza kini menghadapi bencana kelaparan yang semakin meluas. Dalam 24 jam terakhir, tercatat lima kematian baru akibat kekurangan gizi, sehingga total korban meninggal karena kelaparan mendekati 200 jiwa, setengahnya adalah anak-anak.

Israel juga dinilai menggunakan kelaparan dan kehausan sebagai senjata, dengan menghancurkan 88% infrastruktur sipil dan terus menyerang wilayah-wilayah pengungsian. Sekitar 2 juta dari total 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi. Mereka kini bertahan hidup di tenda darurat atau sekolah yang penuh sesak, tanpa air bersih dan toilet yang memadai, serta dalam kondisi sanitasi yang buruk, yang memperparah penyebaran penyakit menular.

Sejak 7 Oktober 2023, serangan Israel di Jalur Gaza telah membunuh sedikitnya 60.933 warga Palestina dan melukai lebih dari 150.027 orang.

Sumber:
https://www.#/20250805-hundreds-of-aid-trucks-needed-daily-to-end-famine-in-gaza-un/
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/un-says-over-100-doctors-barred-from-gaza-since-march-amid-worsening-crisis/3652343

ShareTweetSendShare
Previous Post

AdaStory (Edisi Juli 2025) – Di Balik Batas yang Tak Terlihat, Kisah Pengungsi Palestina di Yordania

Next Post

WHO Peringatkan: 14.800 Pasien Gaza dalam Kondisi Kritis Tanpa Perawatan

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
14
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
20
Next Post
WHO Peringatkan: 14.800 Pasien Gaza dalam Kondisi Kritis Tanpa Perawatan

WHO Peringatkan: 14.800 Pasien Gaza dalam Kondisi Kritis Tanpa Perawatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630