• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Laporan PPS: Tawanan Palestina Alami Penyiksaan Sistematis, 77 Meninggal dalam Dua Tahun

by Adara Relief International
September 19, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Laporan PPS: Tawanan Palestina Alami Penyiksaan Sistematis, 77 Meninggal dalam Dua Tahun

Seorang laki-laki Palestina yang tampak trauma, Badr Dahlan, disiksa oleh pasukan Israel yang menculiknya dari Gaza.

17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Masyarakat Tawanan Palestina (PPS) merilis laporan mengenai kondisi “brutal” yang dialami para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel. Dalam kurun dua tahun terakhir, lebih dari 70 tawanan dilaporkan meninggal, sebagian besar akibat penyiksaan dan kelalaian medis.

Menurut PPS, kekerasan terhadap tawanan semakin meningkat. Penjaga penjara kerap menggunakan pentungan, peluru berlapis karet, dan granat kejut. Para tawanan kekurangan makanan, pakaian, serta kebutuhan kebersihan dasar. Di penjara Negev dan Ofer, banyak tawanan menderita penyakit kudis akibat kondisi tidak higienis. Sejumlah kesaksian menggambarkan penghinaan berulang ketika meminta perawatan medis, hingga pemberian makanan busuk bercampur kotoran burung.

Perempuan yang ditawan di Penjara Damon menghadapi kondisi yang lebih buruk: kelaparan sengaja melalui pemberian makanan basi, serangan fisik, penggeledahan telanjang, serta penolakan akses terhadap kebutuhan kebersihan perempuan.

Baca Juga

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Sejak dimulainya genosida Israel di Gaza, PPS mencatat sedikitnya 77 tawanan meninggal, termasuk 46 dari Gaza–jumlah tertinggi dalam sejarah. Israel masih menahan jenazah 81 tawanan dan puluhan lainnya dihilangkan informasinya.

Seorang prajurit cadangan Israel membongkar penyiksaan di Pangkalan Militer Sde Teiman yang disebutnya sebagai “kamp penyiksaan sadis,” tempat puluhan tawanan Gaza meninggal. Menurut kesaksiannya, para tawanan dibiarkan kelaparan, luka perang tidak diobati, dan bahkan dilarang menggunakan toilet hingga terpaksa mengotori diri sendiri.

Laporan organisasi HAM Israel, B’Tselem, berjudul “Welcome to Hell” (Agustus 2024) juga menegaskan adanya pola penyiksaan sistematis, termasuk kekerasan fisik, pelecehan seksual, dan penahanan tanpa pengadilan.

Pusat Studi Tahanan Palestina menambahkan bahwa lebih dari separuh kematian sejak Oktober 2023 terjadi akibat penyiksaan. Selain itu, 29 tawanan meninggal karena kelalaian medis, dengan banyak kasus mereka baru dipindahkan ke rumah sakit saat sekarat.

Menurut laporan tersebut, Israel kini membuka pusat-pusat penahanan baru, yang dijalankan langsung oleh militer, dan menjadi lokasi praktik penyiksaan serta pembunuhan di luar hukum—semuanya dilakukan dalam pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

Sumber:
Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Putuskan Jaringan Komunikasi Gaza, Dunia HAM: Upaya Sistematis Tutupi Genosida

Next Post

Serangan Israel Terhadap Warga Gaza yang Mengungsi Memicu Krisis Kemanusiaan

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
17
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Serangan Israel Terhadap Warga Gaza yang Mengungsi Memicu Krisis Kemanusiaan

Serangan Israel Terhadap Warga Gaza yang Mengungsi Memicu Krisis Kemanusiaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630