Seorang lelaki tua yang diidentifikasi sebagai Anan Shawkat Innab, 66, meninggal pada Rabu malam (22/2) karena lemas setelah tercekik gas air mata yang disemprotkan oleh tentara Israel selama penyerangan mereka di Nablus sehari sebelumnya.
Pembunuhan Innab meningkatkan jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel menjadi 11 orang. Kementerian Kesehatan mengatakan Innab menderita sesak napas setelah menghirup gas air mata dan dilarikan ke rumah sakit di Nablus, tetapi dia dinyatakan meninggal pada malam hari.
Serangan Israel di Kota Tua Nablus mengakibatkan penembakan dan pembunuhan terhadap 10 warga Palestina, salah satunya berusia 72 tahun, seorang anak berusia 16 tahun, dan lebih dari 100 luka-luka, beberapa di antaranya kritis.
Dengan kematian Innab, total 60 warga Palestina telah dibunuh oleh tentara Israel di Tepi Barat sejak awal tahun ini, termasuk 11 anak di bawah umur, seorang wanita dan tiga pria lanjut usia.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








